KUPANG, || Pemerintah Kota Kupang memperkuat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) melalui kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta melindungi anak dan remaja dari berbagai risiko kesehatan.
Komitmen tersebut ditegaskan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) UKS/M Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (23/09/2026).
Hengky menegaskan, UKS/M harus menjadi bagian penting dari sistem perlindungan kesehatan peserta didik, bukan sekadar program pelengkap di sekolah.
Menurutnya, penguatan UKS/M mencakup edukasi perilaku hidup sehat, pemenuhan gizi, kesehatan mental, serta pencegahan HIV/AIDS dengan informasi yang benar dan sesuai usia.
Ia juga mendorong keterlibatan sekolah, Puskesmas, orang tua, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) agar upaya edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kesehatan peserta didik berjalan terpadu.
“Edukasi kepada anak dan remaja harus dilakukan dengan informasi yang benar, sesuai usia dan dengan pendekatan yang tepat, serta tidak melahirkan stigma dan diskriminasi,” tegas Hengky.
Rakor tersebut turut membahas pengembangan UKS/M, kesehatan mental anak dan remaja, pencegahan HIV/AIDS, pemenuhan gizi seimbang, serta pencegahan masalah gizi pada peserta didik.
Melalui koordinasi ini, Pemkot Kupang berharap UKS/M berkembang menjadi gerakan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
(Desy)






