Babinsa Rindi Umalulu Ajak Warga Katikuwai Bersama Cegah Karhutla

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, || Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat di tingkat desa. Babinsa Koramil 02/Rindi Umalulu, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Amos Luta, mengingatkan warga Desa Katikuwai, Kecamatan Matawai Lapawu, Kabupaten Sumba Timur, agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan saat membersihkan lahan.

Bacaan Lainnya

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat, Rabu (16/9/2026). Selain mempererat silaturahmi, kegiatan itu dimanfaatkan Babinsa untuk membangun kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Sertu Amos Luta mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama ketika melakukan aktivitas pembersihan lahan yang berpotensi memicu munculnya api. Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko terjadinya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan kebakaran,” ujar Sertu Amos Luta.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga diingatkan agar segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang dinilai berpotensi menyebabkan kebakaran. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila muncul indikasi kebakaran di wilayah sekitar.

Di sisi lain, kegiatan Komsos menjadi ruang komunikasi langsung antara Babinsa dan masyarakat. Interaksi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kewaspadaan terhadap Karhutla, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dan komunikasi antara aparat kewilayahan dengan warga di wilayah binaannya.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena aktivitas warga sehari-hari memiliki kaitan langsung dengan kondisi lingkungan. Karena itu, imbauan untuk tidak membakar lahan secara sembarangan diarahkan sebagai bentuk kehati-hatian bersama, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran.

Melalui komunikasi yang dilakukan secara langsung, Babinsa berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Karhutla semakin meningkat. Warga diharapkan tidak hanya waspada terhadap munculnya titik api, tetapi juga turut berperan mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada penanganan ketika kebakaran terjadi. Edukasi, kewaspadaan, komunikasi, serta partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan di wilayah Desa Katikuwai.

(Pendim 1601 ST/Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *