Aksi Sosial HUT ke-81, Kejati NTT Berhasil Himpun 55 Kantong Darah

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026. Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 55 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan donor darah berlangsung di Aula Lopo Sasando Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Selasa (1/9/2026), mulai pukul 09.00 WITA.

Donor darah menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI tingkat Kejati NTT. Peringatan tahun ini mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Kejati NTT, Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, serta organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah NTT, IAD Daerah Kota Kupang dan IAD Daerah Kabupaten Kupang.

Selain keluarga besar Kejaksaan, kegiatan sosial itu juga mendapat partisipasi dari pegawai Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/1 Kupang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTT, A. A. Raka Putra Dharmana, SH., MH., dalam siaran persnya menyebut keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari semangat kepedulian sosial sekaligus sinergi antarinstansi dalam aksi kemanusiaan.

Pelaksanaan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang. Dari kegiatan tersebut, panitia berhasil mengumpulkan 55 kantong darah yang selanjutnya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Melalui kegiatan itu, Kejati NTT menegaskan peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI tidak semata-mata menjadi momentum refleksi internal organisasi, tetapi juga kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Aksi donor darah tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial keluarga besar Kejaksaan terhadap kebutuhan kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antara institusi pemerintah, aparat, dan masyarakat

(Desy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *