KAB. SUMBA BARAT, || Komandan Kodim (Dandim) 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han., turun langsung meninjau kondisi sumber mata air dan saluran irigasi yang menjadi penopang pengairan lahan pertanian di Desa Ubu Pede, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Jumat (24/7/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Babinsa Koramil 01/Loli Serma Frengkli M bersama masyarakat setempat. Peninjauan difokuskan pada kondisi sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian warga.
Menurut Dandim, ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan sektor pertanian. Karena itu, pengecekan dilakukan guna memastikan debit air dan kondisi saluran irigasi masih mampu memenuhi kebutuhan lahan pertanian, khususnya pada area yang rentan mengalami kekurangan pasokan air.
“Keberadaan sumber mata air dan jaringan irigasi harus terus dipastikan dalam kondisi baik agar dapat mendukung produktivitas pertanian masyarakat. Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi juga pada ketersediaan air yang memadai,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat teritorial dalam mendampingi masyarakat merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan untuk membantu pemerintah daerah menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah pedesaan yang mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama.
Sementara itu, kehadiran warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara aparat TNI dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur pendukung pertanian. Warga menyambut baik perhatian yang diberikan terhadap kondisi sumber mata air yang selama ini menjadi tumpuan pengairan sawah dan lahan pertanian.
Di sisi lain, pengecekan lapangan juga menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat distribusi air. Apabila ditemukan kerusakan pada saluran maupun penurunan debit sumber mata air, hasil pemantauan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait agar penanganan dapat segera dilakukan.
Kodim 1613/Sumba Barat menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sistem irigasi. Dengan kondisi sumber air yang terpelihara, produktivitas pertanian diharapkan tetap terjaga sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sumba Barat.
Kegiatan peninjauan berlangsung aman dan lancar. Selain memastikan kondisi sumber mata air, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara aparat teritorial dan masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi sektor pertanian di wilayah Desa Ubu Pede.
(Ms)






