Kepsek Sekolah Rakyat Wyata Guna: Kegiatan Ini Buktikan Anak Desil 1-2 Punya Potensi Luar Biasa

SERGAP.CO.ID

KOTA BBANDUNG, ||  Kepala Sekolah Rakyat Perintisan Wiyata Guna, Setia Nugraha, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang mempertemukan anak-anak Sekolah Rakyat dengan sekolah umum. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk menyalurkan potensi dan membangun karakter anak Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat senang sekali dengan acara seperti ini karena ini untuk anak Indonesia. Anak kami pun anak Indonesia, jadi berkesempatan ikut kontribusi di sini, ikut lomba. Jadi karakter, kelebihan, atau potensi mereka juga bisa tersalurkan di sini,” ujar Setia Nugraha saat ditemui di sela kegiatan, Kamis 23 Juli 2026.

Bukti Prestasi Anak Sekolah Rakyat

Setia menuturkan, Sekolah Rakyat Wyata Guna turut berpartisipasi dalam beberapa mata lomba. Dari cabang SMP, sekolahnya berhasil meraih prestasi.

“Alhamdulillah sekolah kami tadi dapat juga. Ada lomba nyanyi dan lomba puisi untuk SMP. Alhamdulillah ada 4 orang yang jadi,” katanya bangga.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar anak-anak Indonesia semakin bahagia dan memiliki saluran untuk menampilkan potensinya.

“Dengan cara-cara seperti ini anak-anak bisa mengenal saudara-saudara mereka dari sekolah lain. Tadi yang tampil juga bagus-bagus,” tambahnya.

Sekolah Rakyat: Sekolah Nasional Plus Berbasis Asrama

Menjelaskan tentang Sekolah Rakyat, Setia mengatakan bahwa Sekolah Rakyat adalah sekolah nasional plus dengan sistem pendidikan berasrama.

“Kurikulumnya kurikulum nasional. Tapi kelebihannya adalah pendidikan berasrama. Lebih kepada karakter, kemandirian, kepercayaan diri. Semua kehidupan mereka ada di sana 24 jam,” jelasnya.

Sistem asrama ini, menurutnya, sangat membantu anak-anak dari keluarga Desil 1 dan 2 untuk bertransformasi.

“Perubahannya luar biasa. Dari datang pertama sampai sekarang sudah jauh beda. Pemerintah memang mengarahkan Sekolah Rakyat untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berasrama,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, anak-anak yang sebelumnya tidak terbiasa mandiri, kini sudah terbiasa dengan rutinitas disiplin. Mulai dari bangun pagi, ke masjid, olahraga, makan bersama, sekolah, belajar malam, hingga refleksi. Semua dipantau oleh wali asrama.

“Alhamdulillah kesehatan mereka terpantau, kedisiplinannya juga. Mereka makan bareng, baris-berbaris. Kalau dulu di sekolah umum mungkin ke kantin saja tidak tahu, sekarang sudah mandiri,” ceritanya.

Pendaftaran Melalui Data Kemensos dan Pemda

Setia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat Wyata Guna tidak membuka pendaftaran umum. Penerimaan siswa dilakukan melalui data dari Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah.

“Kami tidak menerima pendaftaran. Siswa melalui SK Walikota. Yang menentukan desil itu BPS. Nanti ada petugas PKH yang mendata. Yang diutamakan sekarang Desil 1 dan Desil 2,” terangnya.

Ia menyebut, saat ini ada 47 siswa dari Kota Bandung yang belajar di Sekolah Rakyat Wyata Guna. Mayoritas adalah anak-anak yang jika tidak masuk Sekolah Rakyat mungkin tidak bisa melanjutkan sekolah. Bahkan ada yang yatim piatu dan diurus tetangga.

Apresiasi untuk Ibu Cinta dan Harapan ke Depan

Setia juga menyampaikan apresiasi kepada Ibu Cinta yang dinilainya sangat peduli terhadap anak-anak Sekolah Rakyat.

“Ibu Cinta sosok ibu yang baik. Kemarin sudah datang ke sekolah kami. Waktu Idul Adha juga anak kami dapat bagian kurban,” ujarnya.

Di akhir, ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan. 

“Harapannya kegiatan seperti ini berlanjut terus karena sangat positif untuk anak-anak Indonesia, termasuk anak SMP 9. Walaupun dari Desil 1-2, ternyata potensinya luar biasa. Kami ada yang juara boxing, juara taekwondo, futsal juga,” pungkasnya.

Narahubung:

Kepala, Sekolah: Setia Nugraha
Nama Sekolah : SRMP 9 Bandung
Lokasi Sentra Wyata Guna Jl Pajajaran 50-52 Kota Bandung

(Dewi)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *