SERGAP.CO.ID
BANDUNG , 16 juli 2026 – Sinergi antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus menunjukkan hasil positif dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Sosialisasi Program Kredit Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar di Bandung, Rabu (15/7), ketiga lembaga menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat penyaluran pembiayaan rumah bersubsidi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menjelaskan bahwa BRI terus memperluas jangkauan layanan pembiayaan agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan memperoleh rumah dengan skema kredit yang ringan dan terjangkau.
Hingga 15 Juli 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Perumahan (KPP) senilai Rp408 miliar kepada 2.109 debitur di wilayah Bandung. Capaian tersebut menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap program pembiayaan rumah bersubsidi.
Menurut Aris, sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari industri bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi peran aktif BRI dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Ia menyebut tingginya serapan pembiayaan menjadi alasan pemerintah menambah kuota anggaran pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat program tersebut.
(Jaka)






