KAB. SUMBA TIMUR, || Upaya membangun karakter generasi muda terus diperkuat melalui sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 01/Lewa Kodim 1601/Sumba Timur, Serma Andreas Tapenu, yang memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Lewa dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Lewa, Kelurahan Lewa Paku, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur itu bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat semangat nasionalisme, serta membentuk karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah.
Dalam pemaparannya, Serma Andreas Tapenu mengajak para siswa untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta memahami pentingnya mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, selain mengejar prestasi akademik, para pelajar juga diharapkan memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta mampu menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara TNI AD melalui aparat kewilayahan dengan pihak sekolah dalam mendukung pendidikan karakter. Melalui materi Wawasan Kebangsaan, diharapkan siswa tidak hanya memahami pentingnya nasionalisme secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam sikap, perilaku, dan kehidupan bermasyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti materi. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern.
Dari sisi sekolah, kegiatan semacam ini menjadi bagian dari pembekalan awal bagi peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter positif sejak dini. Kehadiran Babinsa dalam MPLS juga diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan TNI, pembinaan karakter diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, akhlak yang baik, serta komitmen untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
(Ms)






