KOTA CIMAHI, || Wakil Wali Kota Cimahi, Aditya Yudistira, mengapresiasi penyelenggaraan Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun / HUT ke-25 Kota Cimahi yang digelar di Gunung Bohong. Ia menyebut ulang tahun perak ini menjadi momentum keberkahan bagi Kota Cimahi.
“Alhamdulillah, sebuah keberkahan di ulang tahun Kota Cimahi yang ke-25 ini kita mendapatkan hadiah dari RCTI berupa bantuan acara. Jadi banyak sekali kontribusi yang diberikan oleh RCTI, terutama untuk artis-artis bintang tamu yang akan tampil di malam hari nanti,” ujar Aditya saat diwawancarai wartawati Kota Cimahi, Sabtu (27/6/2026).
Aditya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga, para pendiri Kota Cimahi, sektor komunitas, dan seluruh stakeholder. Menurutnya, kegiatan ini juga diramaikan area UMKM yang seluruhnya diisi pelaku usaha warga Cimahi.
“Ada UMKM, Alhamdulillah semua ada. Mulai dari fashion, kuliner, craft, pernak-pernik, semua ada di sini. Dan semua pelaku usahanya adalah warga Kota Cimahi. Sebagian besar produk-produknya juga merupakan produk asli dari Kota Cimahi,” jelasnya.
Ia berharap perayaan malam nanti ramai dan memberikan efek berganda atau _multiplier effect_ bagi ekonomi. “Mudah-mudahan nanti malam acaranya ramai dan bisa memberikan efek multiplier, jadi ekonominya juga hidup berjalan, masyarakat happy mendapatkan liburan. Dan mudah-mudahan ini menjadi awal dari Kota Cimahi untuk bergerak di 25 tahun,” katanya.
Soal Sampah, Aditya: Butuh Kolaborasi Komprehensif
Menanggapi masukan terkait pengelolaan sampah, Aditya menegaskan penyelesaiannya tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup atau UPT saja.
“Tentu dalam penyelesaian sampah kita tidak bisa melibatkan Dinas Lingkungan Hidup saja atau UPT Persampahan saja. Dalam hal ini perlu kolaborasi yang komprehensif. Ada gerak kolektif dari seluruh elemen warga masyarakat, komunitas,” ucapnya.
Ia mencontohkan adanya gerakan “pahlawan sampah” dan para pemulung yang turut membantu menyelesaikan persoalan sampah di Kota Cimahi.
“Hari ini juga ada beberapa gerakan-gerakan sampah, pemulung-pemulung yang ikut membantu menyelesaikan persoalan sampah di Kota Cimahi,” pungkasnya.
(Dewi) **






