KAB. SUMEDANG, || Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya peran masyarakat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi ketahanan pangan, energi, dan keberlanjutan kehidupan. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDASNAS) Kabupaten Sumedang di GOR Tadjimalela, Kamis (25/6/2026).
Di hadapan para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, dan tamu undangan, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM mengajak seluruh elemen desa untuk menjaga sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Menurutnya, kelestarian mata air, hutan, gunung, sawah, sungai, dan saluran irigasi merupakan aset utama yang harus dipertahankan di tengah berbagai dinamika pembangunan.
“Jaga sirah cai, jaga tangkal gede, jaga gunung, jaga sawah, jaga susukan, jaga walungan. Politik boleh mengalami fluktuasi, tetapi ketika sumber air terjaga, hutan terjaga, dan sumber pangan tetap lestari, Indonesia akan tetap jaya,” ujar KDM.
Ia menilai masyarakat desa memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi perubahan zaman. Sejak masa penjajahan hingga era modern, menurutnya, desa tetap mampu bertahan karena memiliki sumber penghidupan yang berasal dari alam.
“Selama sawah masih ada, sumber air tetap mengalir, gunung terjaga, serta laut dan pantai tetap lestari, masyarakat desa akan memiliki kekuatan untuk bertahan,” katanya.
Selain menyoroti pelestarian lingkungan, KDM juga mendorong adanya pemerataan manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam. Ia berharap masyarakat desa dapat dilibatkan sebagai pemegang saham pada kegiatan pertambangan yang berada di wilayahnya sehingga keuntungan yang diperoleh dapat kembali dirasakan masyarakat.
Menurutnya, hasil usaha tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki lingkungan, membangun rumah bagi warga kurang mampu, menyediakan beasiswa pendidikan, hingga mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Sementara itu, pengukuhan DPC ABPEDASNAS Kabupaten Sumedang diharapkan menjadi momentum memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mengawal pembangunan, menyerap aspirasi masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga.
Menutup sambutannya, KDM mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih serta menjaga lingkungan secara konsisten. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang mandiri, lestari, dan sejahtera.
(Yulias)






