KAB. SUMBA TIMUR, || Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bersama unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, BUMN/BUMD, dan masyarakat menggelar aksi penanaman anakan pohon di kawasan Patung Kuda KM 8, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Sabtu (6/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bergerak untuk Iklim” tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong aksi nyata dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Sumba Timur, Pasi Ops Kodim 1601/Sumba Timur Lettu Inf Rafael Tende, Kapolsek Kota Waingapu, Kalapas Kelas IIA Waingapu, para kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN/BUMD, Camat Kota Waingapu, Lurah Kambajawa, serta masyarakat setempat.
Pasi Ops Kodim 1601/Sumba Timur, Lettu Inf Rafael Tende, mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup di masa mendatang. Menurutnya, keberadaan pohon berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, serta membantu mengurangi dampak pemanasan global.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap lingkungan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan alam,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menilai keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kesadaran kolektif bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Masyarakat yang turut ambil bagian dalam penanaman pohon juga menyambut positif kegiatan tersebut. Selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, aksi penghijauan dinilai menjadi langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Sumba Timur.
(Ms)






