Skandal Waka DPRD Kota Cirebon Terbongkar! Bunda Ayu Buka Suara: Perselingkuhan Sudah Terjadi Saat Masih Suami Sah

SERGAP.CO.ID

KOTA CIREBON || Wahyu Tjiptaningsih, mantan Wakil Bupati Cirebon yang akrab disapa Bunda Ayu, memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon untuk memberikan keterangan terkait dugaan perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani, dengan Fatimah, istri dari Satria Robi Saputra, Kuwu Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Senin (02/06/2025).

Bacaan Lainnya

Kasus ini mencuat setelah Satria Robi Saputra, anak Bunda Ayu, melaporkan dugaan perselingkuhan tersebut ke BK DPRD. Dalam pemeriksaan Selasa, BK menghadirkan tiga saksi dari pihak pengadu: Bunda Ayu, mantan istri HSG R. Garnis Mutiara Shavira, dan ART pihak pengadu, Erni.

Bantah Kabar Cerai dan Tekanan Psikis

Bunda Ayu membantah pernyataan Fatimah yang menyebut sudah bercerai dengan Satria Robi saat kejadian.
“Apa yang beredar bahwa Ibu Fatimah menyampaikan sudah bercerai, itu tidak benar. Posisi saat kejadian mereka sesungguhnya belum bercerai,” tegasnya.

Ia juga menepis klaim Fatimah merasa tertekan psikis selama berumah tangga. “Tidak mungkin rumah tangga berjalan 10 tahun dan punya anak tiga kalau ada tekanan seperti itu. Anak saya sangat perhatian dengan istri maupun anaknya,” ujarnya.

Bunda Ayu menduga gugatan cerai Fatimah bukan karena masalah internal, melainkan karena hadirnya pihak ketiga. “Kami menduga hubungan terlarang itu sudah terjadi saat Fatimah dan anak saya masih berstatus suami istri sah,” katanya.

Pihak keluarga mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti dugaan perselingkuhan ke BK DPRD. Bunda Ayu menyebut langkah hukum ini untuk menegakkan keadilan dan menjaga martabat keluarga.
“Tidak sepatutnya hal ini dilakukan oleh seorang anggota dewan, apalagi Wakil Ketua DPRD. Laporan ini bagian dari perjuangan mempertahankan martabat keluarga,” tegasnya.

Bunda Ayu juga memastikan anaknya tidak pernah melakukan KDRT, tidak terlibat judi, miras, atau memiliki wanita idaman lain, dan selalu fokus pada keluarga dan pekerjaan.

Mantan Istri HSG Beberkan Kronologi

Mantan istri HSG, R. Garnis Mutiara Shavira, yang akta cerainya terbit 19 Mei 2026, mengungkap kedekatan HSG dengan Fatimah sudah terjalin sejak Agustus 2025, saat keduanya masih terikat pernikahan sah.
“Oh itu jauh. Dari Agustus 2025, jauh sebelum saya menggugat cerai. Masih status suami-istri waktu itu,” ungkap Garnis.

Garnis juga mengaku mengalami KDRT dari HSG pada September 2025. Ia menyebut firasatnya sebagai istri tidak bisa dibohongi soal kehadiran wanita lain. Kecurigaan menguat setelah nomor HP dan akun IG pribadinya diblokir Fatimah.

Garnis dan Fatimah saling mengenal di organisasi sayap Partai Nasdem, di mana Garnis menjabat ketua. Ia pernah merangkul Fatimah dalam rapat partai di Swiss-Belhotel Cirebon saat HSG masih suaminya, namun Fatimah dinilai menghindar.

Garnis mengaku tidak menyangka polemik ini berkembang jauh. Padahal hubungannya dengan keluarga Bunda Ayu selama ini dekat, bahkan sempat umrah bersama pada November-Desember 2025.

Pihak keluarga kini menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan kepada BK DPRD Kota Cirebon untuk mengambil tindakan tegas jika dugaan terbukti.

(Ags)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *