TNI dan Petani Bersinergi Tingkatkan Hasil Panen di Sumba Timur

SERGAP.CO.ID

PAHUNGA LODU || Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu jajaran Kodim 1601/Sumba Timur, Serma Daniel Umbu Ndawa, turun langsung membantu masyarakat dalam kegiatan panen padi di Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (18/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap para petani di wilayah binaan sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Serma Daniel turut membantu pengoperasian mesin combine harvester guna mempercepat proses panen dan meminimalisir kehilangan hasil pertanian.

Penggunaan alat modern seperti combine harvester dinilai sangat membantu petani karena proses panen menjadi lebih cepat dan efisien dibanding cara manual. Namun di sisi lain, pengoperasian alat tersebut juga membutuhkan keterampilan khusus sehingga pendampingan kepada petani dianggap penting.

Serma Daniel mengatakan keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian bukan hanya sebatas membantu pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian mereka.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan selalu hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.

Para petani setempat mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa, terutama dalam penggunaan mesin combine harvester yang dinilai mampu menghemat waktu dan tenaga saat panen berlangsung. Kehadiran aparat TNI di lapangan juga dinilai memberikan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong bagi masyarakat.

Di sisi lain, sektor pertanian masih menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat di wilayah Kecamatan Pahunga Lodu. Karena itu, peningkatan produktivitas pertanian dinilai penting untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan daerah.

Meski teknologi pertanian mulai digunakan, tantangan seperti cuaca, biaya produksi, dan keterbatasan alat pertanian masih menjadi perhatian masyarakat. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan petani diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai kendala tersebut.

Melalui kerja sama dan pendampingan yang terus dilakukan, hasil panen masyarakat diharapkan meningkat sehingga kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Sumba Timur dapat semakin baik.

(Ms)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *