KAB. SUMBA TIMUR, NTT, || Kodim 1601/Sumba Timur menggelar Sosialisasi Pengemudi Kendaraan Militer DALKA Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah meningkatkan disiplin serta keselamatan berkendara prajurit, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 1601/Sumba Timur, Jalan Ir. Sukarno No.11, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu itu menghadirkan personel Subdenpom IX/1-2 Waingapu, Lettu Cpm Hendra Fardian Aryayudha, S.Tr.(Han), sebagai narasumber utama.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Polisi Militer menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, baik saat menggunakan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi. Prajurit juga diingatkan agar menjaga etika berkendara untuk meminimalisir pelanggaran serta risiko kecelakaan lalu lintas.
“Disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari disiplin keprajuritan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan personel menjadi prioritas utama,” ujar Lettu Cpm Hendra Fardian Aryayudha di hadapan peserta sosialisasi.
Menurutnya, penggunaan kendaraan militer harus sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun membahayakan pengguna jalan lainnya. Selain itu, prajurit juga diminta menjadi contoh positif di tengah masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Sementara itu, Dandim 1601/Sumba Timur, Letkol Inf Dobby Noviyanto, S.S.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan personel guna meningkatkan kesadaran hukum dan disiplin anggota di lingkungan TNI AD.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab seluruh anggota dalam berlalu lintas, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, dan ketertiban baik di lingkungan dinas maupun di tengah masyarakat,” kata Dandim.
Ia menambahkan, sosialisasi tidak hanya bertujuan menekan angka pelanggaran, tetapi juga menjadi sarana evaluasi bagi prajurit agar lebih memahami aturan penggunaan kendaraan militer secara benar dan profesional.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai materi yang disampaikan dapat menambah pemahaman terkait tata tertib berkendara serta konsekuensi hukum apabila terjadi pelanggaran lalu lintas.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1601/Sumba Timur berharap seluruh personel semakin disiplin, profesional, serta mampu menjadi teladan keselamatan berkendara di lingkungan masyarakat.





