150 Peserta Ramaikan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional di Panumbangan

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS || Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Panumbangan berlangsung meriah di Lapangan SDN 2 Sukakerta, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Kamis (07/05/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tahunan yang digelar oleh Kesatuan Pendidikan Wilayah Kecamatan Panumbangan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari 41 sekolah negeri dan swasta. Para peserta mengikuti enam cabang lomba seni dan sastra yang menjadi ajang unjuk bakat sekaligus kreativitas siswa.

Acara turut dihadiri kepala sekolah se-Kecamatan Panumbangan, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan, pengawas sekolah, Ketua PGRI, hingga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

Ketua pelaksana kegiatan, Dian, S.Pd.I, mengatakan FLS3N merupakan agenda rutin di dunia pendidikan yang memiliki tujuan penting dalam pengembangan potensi peserta didik, khususnya di bidang seni dan sastra.

“FLS3N menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat, hobi, dan kreativitas melalui kemampuan berekspresi dalam seni dan sastra. Kegiatan ini juga sangat baik untuk pembentukan karakter siswa agar lebih percaya diri, berani tampil, dan terus berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan mencari juara, melainkan juga sarana pendidikan karakter bagi siswa agar mampu mengembangkan kemampuan sosial, mental, serta kreativitas sejak dini.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Panumbangan, Arif Hidayat, berharap seluruh peserta dapat menjadikan ajang FLS3N sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan mereka.

Ia mengajak para siswa untuk tampil maksimal dan tidak takut menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki di hadapan dewan juri maupun para penonton.

“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa memiliki karakter yang kuat, percaya diri, dan mampu mengembangkan hobinya ke arah yang positif serta berprestasi,” katanya.

Di sisi lain, kegiatan FLS3N juga mendapat sambutan positif dari para guru dan orang tua siswa. Mereka menilai ajang tersebut mampu menjadi wadah yang efektif dalam menggali potensi seni anak-anak sekaligus mempererat hubungan antar sekolah di wilayah Panumbangan.

Suasana kegiatan berlangsung semarak dengan antusiasme peserta dan dukungan para pendamping yang terus memberikan semangat kepada siswa selama perlombaan berlangsung.

Melalui FLS3N, dunia pendidikan di Kecamatan Panumbangan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan berprestasi di bidang seni serta sastra.

(JaJang.H.)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *