Dari Gereja ke Sawah, Babinsa Kakaha Pererat Hubungan dengan Warga

SERGAP.CO.ID

SUMBA TIMUR, || Upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan langsung di lapangan. Babinsa Koramil 06/Karera, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Junus Ratu melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama petani padi di Desa Kakaha, Kecamatan Ngadu Ngala, Minggu (3/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan membangun kedekatan sekaligus memahami kondisi riil masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Menariknya, komsos tersebut dilakukan setelah Sertu Junus Ratu mengikuti ibadah di gereja bersama warga setempat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan itu dinilai sebagai wujud kebersamaan dan toleransi, sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat yang beragam.

“Kami berupaya selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial maupun keagamaan, untuk menjalin komunikasi yang baik dan mengetahui kebutuhan warga secara langsung,” ujarnya.

Dalam dialog bersama petani, Babinsa menyerap berbagai aspirasi serta memberikan dorongan agar masyarakat tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

Warga Desa Kakaha menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai tidak hanya menjalankan tugas formal, tetapi juga aktif membangun hubungan kekeluargaan. Kehadiran aparat di tengah aktivitas masyarakat, termasuk dalam kegiatan ibadah, dinilai memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan.

Namun demikian, di balik hubungan yang semakin harmonis, sejumlah persoalan masih dihadapi para petani. Keterbatasan sarana produksi, kondisi cuaca yang tidak menentu, hingga akses terhadap pasar menjadi tantangan yang kerap memengaruhi hasil pertanian.

Warga berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan komsos tidak hanya berhenti pada silaturahmi, tetapi juga dapat ditindaklanjuti dengan dukungan nyata dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pengamat sosial menilai, pendekatan humanis yang dilakukan Babinsa merupakan langkah efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat. Namun, untuk mendorong kesejahteraan secara berkelanjutan, diperlukan sinergi lintas sektor agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara komprehensif.

Kegiatan komsos ini menjadi salah satu contoh bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi sosial dan penggerak pembangunan di tingkat desa.

Dengan terjalinnya hubungan yang semakin erat, diharapkan tercipta lingkungan yang harmonis, aman, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Ngadu Ngala.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *