TASIKMALAYA, || Suasana hangat terasa dalam kegiatan Silaturahmi Ulama dan Umaro yang digelar di Aula Bappelitbangda, Kamis (30/4). Dalam kegiatan tersebut, hadir berbagai unsur penting, mulai dari tokoh agama, pemerintah, hingga Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Bapak Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA, serta dihadiri oleh jajaran pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Kehadiran Ketua FPK Kota Tasikmalaya, Syahrial Koto, menjadi salah satu momen penting untuk mengenalkan lebih dekat peran FPK kepada masyarakat.

FPK sendiri merupakan forum yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Permendagri Nomor 34 Tahun 2006, dengan tugas utama membantu menciptakan hubungan yang harmonis antar warga dari berbagai latar belakang suku dan budaya.
Kehadiran FPK dalam kegiatan ini juga menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang berada di bawah pembinaan Kesbangpol serta memiliki peran strategis dalam mendukung program-program pemerintah daerah.
Selain itu, Ketua FPK turut menyerap berbagai pokok-pokok kebijakan dan rencana program yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, untuk selanjutnya disosialisasikan kepada berbagai etnis yang tergabung dalam FPK.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menjelaskan bahwa FPK hadir untuk menjaga kebersamaan dan persatuan,” ujar Syahrial Koto.
Menjaga Kebersamaan di Tengah Keberagaman
Di Kota Tasikmalaya yang memiliki beragam latar belakang masyarakat, peran FPK menjadi penting dalam menjaga suasana tetap kondusif. Melalui kegiatan silaturahmi, dialog, dan kolaborasi, FPK berupaya mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat memicu konflik sosial.
Kehadiran FPK di forum Ulama-Umaro ini juga menjadi bukti bahwa upaya menjaga persatuan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan perlu kerja sama antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.
Dengan demikian, FPK tidak hanya hadir sebagai simbol kebersamaan, tetapi juga berperan aktif sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.
Apresiasi untuk Panitia Penyelenggara
Kegiatan Silaturahmi Ulama dan Umaro ini mendapat apresiasi karena mampu menghadirkan berbagai unsur dalam satu forum yang penuh keakraban dan kebersamaan.
Panitia penyelenggara dinilai berhasil menghadirkan suasana yang tertib, hangat, dan penuh makna, sehingga pesan-pesan kebersamaan dan persatuan dapat tersampaikan dengan baik.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan komunikasi antara ulama, umaro, dan berbagai elemen masyarakat, termasuk FPK, dapat terus terjalin demi menjaga Kota Tasikmalaya tetap aman, damai, dan harmonis.
(Rzl**)






