KAB. KARAWANG, || Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak masyarakat untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah momentum perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang bertepatan dengan penghujung bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, sebagai refleksi atas nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman.
Menurutnya, pertemuan dua momentum keagamaan ini menjadi simbol harmonisasi kehidupan masyarakat.
Ia menilai, baik Nyepi maupun Ramadan sama-sama mengajarkan nilai ketenangan, introspeksi, dan pengendalian diri.
“Perbedaan bukan menjadi penghalang, justru menjadi kekuatan untuk saling memahami dan menghargai,” ujarnya.
Bupati Aep menegaskan bahwa keberagaman merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh warga Karawang untuk terus merawat semangat toleransi antarumat beragama.
Momentum ini juga dinilai sebagai pengingat untuk saling menghormati dalam menjalankan ibadah masing-masing.

Bupati Aep menekankan pentingnya memberikan ruang bagi umat Hindu untuk menjalankan Catur Brata Penyepian dengan khidmat.
Di sisi lain, masyarakat Muslim juga diimbau untuk menjaga kekhusyukan ibadah Ramadan hingga akhir.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang damai dan harmonis.
Suasana religius dan penuh kedamaian pun terasa di Kabupaten Karawang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kondisi ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang tumbuh di tengah masyarakat.
Bupati Aep berharap nilai-nilai tersebut dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat yang merayakan Hari Raya Nyepi.
“Selamat Hari Nyepi bagi yang merayakan, dan selamat menjalankan ibadah di penghujung Ramadan. Semoga kedamaian selalu menyertai kita semua,” tutupnya.
(Ahmad Z)






