KOTA TASIKMALAYA, || Pemerintah Kota Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong optimalisasi pelayanan transportasi udara melalui penguatan operasional Bandara Wiriadinata. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan manajemen maskapai Citilink yang dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026) di Citilink Management Building, kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi membuka peluang kerja sama penerbangan dari dan menuju Tasikmalaya.
Audiensi tersebut bertujuan menjajaki dukungan operasional maskapai sekaligus memperkuat konektivitas udara bagi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya. Pemerintah daerah menilai kehadiran layanan penerbangan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Selain menjalin komunikasi dengan pihak maskapai, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga melakukan langkah lanjutan dengan menjadwalkan konsultasi bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta pada Kamis (26/2/2026).
Konsultasi tersebut difokuskan pada aspek regulasi serta dukungan pembiayaan daerah yang memungkinkan pemerintah daerah turut berperan aktif dalam mendukung keberlanjutan layanan transportasi udara.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Tasikmalaya yang sebelumnya melakukan audiensi bersama Kepala UPBU Cakrabhuwana Cirebon Kementerian Perhubungan pada 17 Desember 2025.
Selain itu, penguatan strategi juga didasarkan pada hasil Rapat Koordinasi lanjutan di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang digelar pada 20 Februari 2026.
Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa pengembangan sektor transportasi udara menjadi salah satu prioritas dalam meningkatkan aksesibilitas wilayah dan mempercepat konektivitas antar daerah.
Dengan adanya penerbangan yang optimal, diharapkan masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih cepat dan efisien, sekaligus membuka peluang investasi serta pengembangan sektor pariwisata.
Upaya ini juga diyakini mampu meningkatkan daya saing Kota Tasikmalaya di tingkat regional maupun nasional, khususnya dalam menghadapi persaingan antar daerah dalam sektor ekonomi dan mobilitas.
Pemerintah Kota Tasikmalaya optimistis sinergi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan pihak maskapai akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang andal dan berkelanjutan.
Ke depan, kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.
(Rzl)






