KAB.SUMBA BARAT NTT,| Pembangunan jembatan darurat di Sungai Kurutepe yang menghubungkan Kelurahan Diratana dan Kelurahan Wedabo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, memasuki hari keempat pengerjaan pada Senin (23/2/2026).
Pengerjaan jembatan tersebut dilakukan oleh personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan akses masyarakat.
Jembatan darurat ini dibangun untuk memulihkan jalur penghubung vital antara kedua wilayah yang sebelumnya mengalami kendala akses.
Memasuki hari keempat, personel bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pekerjaan konstruksi dengan fokus pada penguatan rangka jembatan.
Selain itu, dilakukan pula penataan papan lantai serta pengecekan kekuatan tiang penyangga guna memastikan keamanan dan ketahanan jembatan.
Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara aparat Brimob dan warga, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mengatasi kesulitan.
Keberadaan jembatan darurat ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses utama untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Warga memanfaatkan jalur tersebut untuk keperluan pendidikan, pertanian, hingga distribusi hasil kebun dan kebutuhan pokok.
Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, jembatan darurat tersebut diharapkan dapat segera difungsikan secara maksimal.
Kehadiran personel Brimob dalam pembangunan ini menegaskan komitmen kepolisian untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam misi kemanusiaan dan pembangunan infrastruktur darurat demi membantu masyarakat.
(SS)






