Brimob KOMPI 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Untuk Warga

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA BARAT NTT,|| Personel Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor Sumba Barat NTT melakukan kegiatan kerja bangun akses jembatan darurat untuk warga.Kegiatan ini bagian dari program nyata untuk membantu masyarakat di kelurahan Wedabo,kecamatan Loli,kabupaten Sumba Barat NTT.

Bacaan Lainnya

Kepedulian terhadap keselamatan dan kebutuhan akses masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor Sat Brimob Polda NTT dengan melaksanakan pengerjaan jembatan darurat di wilayah Kelurahan Diratana dan Kelurahan Wedabo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat pada Hari Sabtu Tanggal 14 Februari 2026.

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jembatan sebelumnya yang mengalami kerusakan dan membahayakan warga, khususnya anak-anak sekolah yang setiap hari harus menyeberangi sungai untuk menuju tempat belajar.Pada musim hujan, debit air sungai yang meningkat kerap menyulitkan aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.

Kegiatan pengerjaan jembatan dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.Personel Brimob bersama warga bahu-membahu menyiapkan material berupa papan dan balok kayu, serta memperkuat konstruksi penyangga agar jembatan dapat digunakan dengan aman sebagai akses alternatif sementara.

Komandan Satuan Brimob Polda NTT,Kombespol,Afrizal Asri,S.I.K melalui Danki Kompi 2 Yon C Pelopor IPTU JAHYA MENOAH LIMA, S.H., M.H. menyampaikan pada media Sergap.Co.Id,bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat khususnya Personil Brimob – polri, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga.

Jembatan ini sangat penting bagi mobilitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan warga sekitar wilayah kelurahan Diratana dan kelurahan Wedabo,juga akses jembatan ini dapat menghubungkan dengan wilayah-wilayah lainnya,jarak yang ditempuh bagi siswa-siswi SD,SMP,SMK menuju lokasi sekolah cukup memakan waktu sekitar belasan kilo meter,”ujarnya

Masyarakat Kelurahan Diratana dan Wedabo menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian serta kerja nyata personel Brimob khususnya Kompi 2 Yon C Pelopor Sumba Barat.

Dengan selesainya pengerjaan jembatan darurat ini, akses penghubung antarwilayah kembali terbuka sehingga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Sumba Barat,”ujarnya

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *