KAB. TASIKMALAYA, || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya (INUTAS) menggelar sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik berbasis ekoteologi yang berorientasi pada kemanfaatan ekonomis di Dusun Mekarjaya RT 009/RW 002, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (19/1/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga secara berkelanjutan sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem zero waste di tingkat dusun.
Sosialisasi ini diprakarsai oleh mahasiswa KKN INUTAS Kelompok 9 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga.
Ketua Kelompok 9 KKN INUTAS, Muhammad Yusuf Asakaki, menyampaikan bahwa pendekatan ekoteologi dipilih agar pengelolaan sampah tidak hanya dipahami sebagai kewajiban lingkungan, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral dan keagamaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari nilai keimanan dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Warga Dusun Mekarjaya tampak antusias mengikuti pemaparan materi, terutama terkait pemilahan sampah organik dan nonorganik serta potensi pengolahannya menjadi produk bernilai guna.
Selain aspek edukasi lingkungan, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi kompos serta pengelolaan sampah nonorganik yang memiliki nilai jual.
Kepala Wilayah (Kawil) Mekarjaya, Hendi, menyatakan bahwa masyarakat menyambut positif terobosan baru dalam pengelolaan sampah yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN INUTAS.
“Warga menerima dengan baik inovasi ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan zero waste ecosystem di Mekarjaya,” kata Hendi.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat Dusun Mekarjaya mampu menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian warga.
(Rizal)





