Bawaslu DKI Jakarta Gandeng MIO Indonesia Bangun Pengawasan Pemilu Partisipatif

SERGAP.CO.ID

DKI JAKARTA, || Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menggelar Roadshow Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan sebagai upaya membangun ekosistem pengawasan pemilu yang partisipatif melalui sinergi dengan insan pers dan organisasi media. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Jakarta Timur, Senin (22/12/2025).

Bacaan Lainnya

Roadshow tersebut dihadiri jajaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, pimpinan organisasi pers, serta pengelola media daring, sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat kapabilitas kelembagaan dan kepercayaan publik menjelang tahapan pemilu.

Salah satu narasumber, Monang Silalahi, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Bawaslu tidak hanya bertumpu pada struktur organisasi, tetapi juga pada keterbukaan informasi dan komunikasi yang sehat dengan media massa.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu dibangun melalui transparansi, kerja sama yang baik dengan media, serta penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Dalam sesi diskusi terpisah, Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Reky Putra Jaya memaparkan mekanisme penanganan pelanggaran pemilu serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan.

Reky menekankan bahwa partisipasi publik yang aktif dan pemahaman terhadap tahapan pemilu dapat membantu mendeteksi potensi pelanggaran secara dini, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih efektif dan transparan.

Forum diskusi juga menghadirkan Ketua Umum Media Independen Online Indonesia AYS Prayogie, yang menilai media independen memiliki peran strategis sebagai bagian dari sistem pengawasan demokrasi, bukan sekadar penyampai informasi.

Sementara itu, Ketua Umum Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia Ismail Lutan menegaskan pentingnya etika jurnalistik dalam menjaga kualitas pemberitaan dan integritas demokrasi. Melalui roadshow ini, Bawaslu DKI Jakarta berharap kolaborasi dengan media dan masyarakat sipil semakin kuat demi terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

(Sukirman)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *