Setelah 8 Jam Pencarian, Tim SAR Temukan Rusli dalam Kondisi Meninggal di Teluk Langgudu

SERGAP.CO.ID

BIMA-NTB || Pencarian terhadap Rusli, pemancing asal Kelurahan Penaraga Kota Bima yang hilang usai insiden dua perahu tenggelam akibat gelombang tinggi di Perairan Karumbu Langgudu, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (4/12/2025) pukul 14.10 WITA di perairan So Moa, Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.

Bacaan Lainnya

Koordinator Pos SAR Bima, M. Darwis, membenarkan penemuan tersebut dan menjelaskan bahwa pencarian hari kedua dilakukan sejak pagi dengan penyisiran intensif di area sekitar lokasi kejadian.

Operasi pencarian dimulai kembali pada pukul 06.10 WITA dari Desa Tolotangga, Dusun Wane dengan fokus pada titik terakhir korban terlihat sebelum terseret arus kuat dan hilang tersapu gelombang.

Setelah upaya pencarian hampir delapan jam, jenazah Rusli ditemukan di perairan So Moa dan segera dievakuasi menuju daratan untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.

Insiden bermula ketika dua perahu yang ditumpangi delapan pemancing diterjang gelombang besar pada Rabu (3/12/2025) dini hari saat beraktivitas di Perairan Karumbu.

Salah satu perahu dilaporkan menabrak tebing karang akibat cuaca ekstrem. Dari lima orang di atas perahu tersebut, tiga berhasil diselamatkan nelayan setempat, satu selamat setelah terjebak di tebing karang, sementara Rusli dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan meninggal.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Bima, Sat Polairud Polres Bima dan Polres Bima Kota, Tagana Dinsos, Polsek Langgudu dan Koramil, BPBD Kabupaten Bima, perangkat Desa Pusu, serta nelayan Desa Pusu dan Dusun Wane.

Menurut Darwis, seluruh tahapan pencarian berjalan lancar berkat koordinasi tim gabungan yang efektif di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir dan nelayan agar lebih waspada dalam melakukan aktivitas melaut, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat. Tim SAR mengimbau agar keselamatan selalu menjadi prioritas utama.

(Team)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *