Peduli Bencana, PT Cipta Unggul Lintas Samudera Turunkan Alat Berat untuk Penanganan Banjir Pesisir Selatan

SERGAP.CO.ID

KAB. PESSEL, || PT Cipta Unggul Lintas Samudera (CULS) menurunkan satu unit alat berat excavator ke lokasi banjir bandang di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak. Bantuan tersebut difokuskan untuk pembangunan tanggul sementara agar aliran sungai tidak kembali meluap.

Bacaan Lainnya

Keputusan penurunan alat berat diambil menyusul rusaknya sejumlah fasilitas umum, rumah warga, serta areal persawahan akibat banjir bandang yang terjadi pada 26–27 November 2025. Kerusakan paling parah terjadi di Kampung Lubuk Gambir, Nagari Kapelgam, Kecamatan Bayang.

Menurut laporan pemerintah daerah, tiga rumah warga hancur terbawa arus, serta satu unit heller milik masyarakat rusak berat. Ribuan warga juga telah dievakuasi sejak banjir melanda hampir sepekan terakhir.

Ismed, Manajer PT Cipta Unggul Lintas Samudera, mengatakan bahwa langkah cepat perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan.

“Ya, kami mendatangkan satu alat berat untuk membantu pembuatan tanggul supaya warga bisa merasa nyaman,” ujarnya.

Ismed menegaskan bahwa pihaknya terpanggil melihat kondisi masyarakat yang hampir seluruhnya terdampak banjir.

“Ini kami lakukan demi rasa kemanusiaan, dan terpanggil untuk saling berbagi,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan kepada seluruh warga terdampak.

“Hati saya ikut tergerak melihat kondisi ini. Semoga warga diberi kekuatan menghadapi ujian ini,” tutup Ismed.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Ali Asman Rajo Endah, SE, menyampaikan bahwa laporan kondisi terkini telah diteruskan kepada pemerintah pusat melalui BNPB, Kemenkes dan Kementerian Sosial. Ia meminta kecamatan dan nagari segera menyerahkan data warga terdampak kepada BPBD Pessel.

Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir merusak bangunan fisik, lahan pertanian, dan fasilitas umum. Ali Asman memastikan dirinya akan terus memperjuangkan bantuan tambahan bagi masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap siaga.

“Keselamatan adalah yang utama. Mari kita saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir dan longsor,” pesannya di lokasi bencana.

(Wempi Hardi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *