Wabup Sumba Tengah Resmi Membuka Diklat Pengediaan Informasi Akses dan Layanan Kearsipan Melalui SIKN dan JIKN

SERGAP.CO.ID

WAIBAKUL, || Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut., M.Si, secara resmi membuka Diklat Penyediaan Informasi Akses dan Layanan Kearsipan melalui Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) bagi para pengelola arsip di Kabupaten Sumba Tengah.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Tengah serta dihadiri oleh Arsiparis Ahli Muda dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Timur selaku narasumber, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Tengah, serta para peserta pengelola arsip dari setiap perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kearsipan merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Arsip, menurutnya, bukan sekadar kumpulan dokumen, tetapi merupakan rekam jejak perjalanan pemerintahan, bukti akuntabilitas publik, dan sumber informasi strategis bagi perencanaan serta pembangunan daerah.

“Di era digital saat ini, tuntutan terhadap layanan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses semakin tinggi. Karena itu, sistem pengelolaan arsip harus terus berkembang, tidak hanya dalam penyimpanan fisik, tetapi juga dalam penyediaan layanan berbasis teknologi informasi,” ujarnya.

Melalui SIKN dan JIKN, pemerintah menyediakan platform nasional untuk pengelolaan arsip yang lebih terintegrasi, transparan, dan modern.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pelaksanaan diklat ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sumber daya manusia di bidang kearsipan. Para pengelola arsip diharapkan menguasai kompetensi mulai dari pengolahan, penyimpanan, pengamanan, hingga penyediaan layanan arsip yang sesuai standar.

“Saya berharap peserta dapat mengikuti diklat ini secara sungguh-sungguh, menguasai pemanfaatan SIKN dan JIKN secara optimal, serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing. Para pengelola arsip harus menjadi ujung tombak peningkatan kualitas layanan kearsipan di Kabupaten Sumba Tengah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kearsipan tidak boleh lagi dipandang sebagai pekerjaan administratif semata, tetapi sebagai fungsi strategis yang menentukan kesinambungan dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta dan perangkat daerah untuk membangun semangat baru dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang modern, tertib, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. “Dengan penguasaan teknologi kearsipan, saya yakin Sumba Tengah akan semakin siap menghadapi tuntutan era digital dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” tutupnya.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *