Program Buka Segel Beri Napas Baru bagi Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang resmi meluncurkan Program Buka Segel yang mulai berlaku Senin, 17 November 2025.

Bacaan Lainnya

Kebijakan ini digulirkan sebagai langkah strategis untuk merangsang kembali minat pelanggan yang airnya diputus akibat tunggakan agar segera melakukan pembayaran.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menegaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya percepatan pemulihan piutang perusahaan yang mencapai angka signifikan. Ia menyebut, total tunggakan pelanggan saat ini berada di kisaran Rp4,7 miliar.

“Utang kita ini banyak sekali hampir 4,7 miliar. Uang ini kan ada di masyarakat. Nah, kita harus bisa membuat kebijakan yang bisa merangsang masyarakat untuk membayar piutang itu,” ujar Isidorus.

Menurutnya, program ini bersifat promo khusus yang dibuka sejak 17 November hingga 31 Desember 2025. Selama periode ini, pelanggan yang terkena segel mendapatkan sejumlah keringanan pembayaran yang lebih ringan dibanding mekanisme sebelumnya.

Isidorus menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 7.000 pelanggan dari total 17.405 pelanggan yang airnya disegel akibat menunggak. Ia berharap Program Buka Segel dapat menjadi stimulan agar masyarakat kembali aktif membayar kewajiban mereka.

“Kalau respons masyarakat bagus, nanti kita evaluasi dan tidak menutup kemungkinan program ini akan kita lanjutkan tahun depan,” katanya.

Dalam program promo tersebut, pelanggan yang disegel mendapat tiga fasilitas utama. Pertama, penghapusan denda. Kedua, cukup membayar 50 persen dari total tunggakan agar segel langsung dibuka. Ketiga, sisa tunggakan dapat dicicil sesuai ketentuan yang berlaku.

Isidorus menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian program akan dilakukan di akhir masa promo pada Desember nanti. Ia menuturkan bahwa kebijakan ini dirancang agar tidak memberatkan pelanggan, sekaligus menjaga stabilitas keuangan Perumda.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdi Jermias, menyebut bahwa ini adalah program pertama yang dilakukan Perumda untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang airnya telah diputus. Ia menyebut sebelumnya banyak pelanggan kesulitan karena harus membayar seluruh tunggakan sekaligus.

“Dengan kebijakan ini, para pelanggan cukup membayar setengah dari tunggakan. Sisanya bisa dicicil. Ini bagian dari komitmen perbaikan pelayanan kepada pelanggan,” kata Ferdi.

Ferdi menambahkan, dari total 17.405 pelanggan, sekitar 7.000 di antaranya merupakan pelanggan yang telah disegel akibat menunggak. Nilai total piutang dari segmen ini mencapai sekitar Rp4,7 miliar, dan menjadi fokus dari implementasi program tersebut.

Salah satu pelanggan yang mengikuti Program Buka Segel, Muhibuddin Harun dari Kelurahan Penkase, menyambut baik kebijakan tersebut. Ia mengaku baru membeli rumah yang sejak 2021 meterannya telah disegel.

“Total tunggakan Rp2.400.000, saya bayar setengah dulu nanti sisanya dicicil. Saya cicil tiga kali sesuai ketentuan program,” ujarnya.

Muhibuddin menilai program ini memberikan keringanan besar dan menjadi solusi bagi pelanggan yang ingin kembali menikmati layanan air bersih namun terhambat karena beban tunggakan. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu masyarakat yang sedang mengalami tekanan ekonomi.

Program Buka Segel Perumda Air Minum Kota Kupang kini diharapkan mampu menjadi terobosan dalam meningkatkan tingkat kolektibilitas piutang sekaligus memperkuat hubungan layanan antara perusahaan dan pelanggannya.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *