KOTA TASIKMALAYA, || Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Tasikmalaya memasuki babak baru dengan resmi diluncurkannya Daikokuten School, sebuah program kelas industri yang menyiapkan tenaga kerja profesional Indonesia untuk berkarier di Jepang. Senin 10 November 2025.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Daikokuten Bussan Company (Jepang), LPK MMA, dan GAIA International yang bertujuan mencetak SDM kompetitif dan berdaya saing global, langsung dari daerah.
Peresmian Daikokuten School turut dihadiri Presiden Direktur Daikokuten Bussan, Mr. Masahiko Oga, bersama Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi R., S.T., M.BA, yang menandai kerja sama konkret antara Indonesia dan Jepang di sektor ketenagakerjaan.
Dalam pelaksanaannya, program ini menerapkan model link and match antara kebutuhan industri Jepang dengan pendidikan vokasi di daerah. Peserta akan menjalani pelatihan intensif bahasa Jepang, etos kerja, serta keterampilan teknis dan pelayanan ritel modern.
Mr. Oga menegaskan bahwa Daikokuten School bukan sekadar sekolah keterampilan, melainkan jembatan penghubung yang menghubungkan kesempatan kerja internasional dengan talenta muda di daerah. Menurutnya, Jepang membutuhkan tenaga kerja unggul yang siap berkembang bersama perusahaan.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui TASIK PELAK (Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan), yang menekankan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Ia menjelaskan bahwa saat ini 14 peserta pertama sedang menjalani pelatihan di LPK MMA dan menjadi angkatan perintis Daikokuten School, yang diharapkan menjadi contoh keberhasilan pembinaan SDM profesional tingkat daerah.
Peluncuran Daikokuten School dinilai menjadi momentum penting bagi Tasikmalaya untuk menegaskan posisi sebagai kota penghasil SDM unggulan, sekaligus bukti kolaborasi efektif antara pemerintah, swasta, dan mitra internasional dalam membuka peluang karier global bagi generasi muda Indonesia.
(Rzl)






