KUPANG, || Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, menegaskan langkah cepat organisasinya dalam memperkuat pelayanan publik melalui peluncuran website resmi www.presidiumpnintt.com.
Peluncuran dilakukan dalam suasana santai ngopi sore bersama jajaran pengurus di halaman NTT Mart, Rabu (22/10).
Dalam sambutannya, Bobby mengatakan, kehadiran website ini merupakan bentuk komitmen nyata Presidium PNI NTT untuk menghadirkan transparansi, informasi publik, dan wadah komunikasi interaktif bagi masyarakat di seluruh wilayah NTT.
“Website ini bukan sekadar portal berita internal organisasi. Ini adalah sarana berbagi informasi tentang kegiatan PNI, profil pengurus daerah, serta kalender event di setiap kabupaten,” ujar Bobby.
Ia menambahkan, salah satu fitur unggulan dalam website tersebut adalah halaman aduan dan saran masyarakat yang dapat diakses selama 24 jam penuh setiap hari. “Masyarakat bisa menyampaikan kritik, saran, atau aduan kapan saja. Semua akan dibahas bersama agar kita bisa mencari solusi yang cepat dan tepat,” jelasnya.
Menurut Bobby, Presidium PNI NTT juga akan terus mengawal kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan semangat pelayanan dan kolaborasi.
“Semua program pemerintah tentu didasari niat baik. Namun, dengan hati yang tulus untuk melayani, kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar membawa berkat bagi masyarakat,” tegasnya.
Salah satu fokus program ke depan, kata Bobby, adalah mendukung rencana pembangunan Dapur SPPG oleh BMKG di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
“Kami akan menghubungi beberapa daerah untuk membuka dapur SPPG di kawasan yang membutuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, Presidium PNI NTT juga akan memberi perhatian serius pada sektor pertanian dan peternakan, yang dianggap sebagai pilar utama ketahanan ekonomi masyarakat. Bobby menilai, banyak petani di NTT masih kesulitan memasarkan hasil panen mereka.
“Melalui website ini, kami juga akan membantu mempromosikan hasil-hasil produksi daerah. Bahkan, kami sedang merancang aplikasi e-market lokal yang akan menjadi wadah jual-beli produk masyarakat NTT,” katanya.
Program digitalisasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal, sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi rakyat berbasis kemandirian.
Sementara itu, Ketua Harian Presidium PNI NTT, Christoper Samara, menambahkan bahwa kehadiran website tersebut menjadi bukti transformasi digital dalam tubuh organisasi.
“Kita tidak boleh ketinggalan zaman. Digitalisasi adalah bagian dari pelayanan publik modern, dan PNI NTT mengambil peran itu,” ujarnya.
Senada, Sekretaris PNI NTT, Yusak Benu, menyebut bahwa platform daring ini akan menjadi jembatan komunikasi antara pengurus dan masyarakat.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami tampung dan tindak lanjuti melalui mekanisme organisasi. PNI NTT ingin hadir lebih dekat dan responsif,” kata Yusak.
Bobby Lianto juga menyebutkan, ada tiga kabupaten yang menjadi prioritas implementasi awal program digital dan pemberdayaan masyarakat, yakni Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, dan Manggarai Barat.
“Ketiga daerah ini akan menjadi model awal sebelum kami perluas ke seluruh NTT. Tujuan akhirnya adalah satu: menghadirkan Presidium PNI NTT yang dekat dengan rakyat dan mampu memberi manfaat nyata,” pungkas Bobby Lianto.
Peluncuran website ini menjadi tonggak baru bagi Presidium PNI NTT dalam mengintegrasikan pelayanan publik, komunikasi digital, dan dukungan terhadap pembangunan daerah berbasis masyarakat.
(Desy)






