KOTA KUPANG, || Suasana Lapangan Gubernur Kupang tampak berbeda pada Jumat pagi, 10 Oktober 2025. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan Pasar Murah Mandiri, program sosial yang digelar Bank Mandiri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27.
Sejak pagi, antrean masyarakat sudah memanjang di area penukaran kupon sembako. Dengan wajah sumringah, warga menenteng paket berisi beras, gula, dan minyak goreng yang bisa ditebus dengan harga Rp27.000 angka yang simbolis dengan usia Bank Mandiri tahun ini.
Regional CEO Region XI/Bali dan Nusa Tenggara, Alexander Jonathan Patty, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Bank Mandiri terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Selama 27 tahun, Bank Mandiri terus tumbuh bersama negeri ini. Kami percaya kemajuan bangsa harus dimulai dari kolaborasi dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Alexander dalam sambutannya.
Program Pasar Murah Mandiri ini menyediakan 5.000 paket sembako untuk masyarakat di Kupang. Sementara secara nasional, total ada 50.000 paket yang disalurkan melalui 12 wilayah kerja dan Kantor Pusat di Jakarta.
Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir, yang disiapkan untuk membantu keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi.
Namun kegiatan ini tidak berhenti di situ. Bank Mandiri juga melibatkan 400 pelaku UMKM dari berbagai daerah, dengan 20 UMKM lokal hadir langsung di Kupang untuk menjajakan produk-produk unggulan seperti tenun ikat, kopi Flores, madu hutan, dan aneka kuliner khas NTT.
Menurut Alexander, keterlibatan UMKM merupakan bagian penting dari misi Bank Mandiri dalam mendorong ekonomi rakyat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Dukungan bagi mereka berarti menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat daya tahan ekonomi daerah,” katanya.
Acara semakin semarak dengan hadirnya Pesta Rakyat, yang menampilkan senam sehat, lomba antarwarga, pojok anak ceria, dan panggung hiburan dengan hadiah menarik. Tawa anak-anak bercampur dengan musik daerah membuat suasana pagi itu penuh warna dan semangat kebersamaan.
Bagi sebagian warga, kegiatan ini menjadi momen langka untuk berbelanja kebutuhan pokok sambil menikmati suasana rekreatif bersama keluarga.
“Senang sekali, bisa belanja murah dan anak-anak juga bisa main,” ujar Maria, warga Oebufu yang datang bersama dua anaknya.
Bank Mandiri juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada peningkatan daya beli masyarakat, penguatan kemandirian ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Alexander menambahkan, pihaknya akan terus memperluas jangkauan kegiatan sosial serupa di berbagai daerah Indonesia.
“Kami ingin setiap program Mandiri membawa manfaat langsung bagi masyarakat di akar rumput,” ujarnya.
Tak hanya membantu ekonomi keluarga, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara perbankan dan masyarakat. Bagi Bank Mandiri, kepercayaan publik merupakan modal sosial terbesar yang perlu terus dijaga melalui aksi nyata.
“Sinergi Majukan Negeri bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang kami jalankan setiap hari. Mandiri tumbuh karena Indonesia, dan kami ingin terus tumbuh bersama Indonesia,” tutup Alexander dengan senyum optimis.
Dengan semangat kebersamaan, perayaan HUT ke-27 Bank Mandiri di Kupang menjadi lebih dari sekadar pesta ia menjelma menjadi momentum gotong royong ekonomi rakyat yang sesungguhnya. Sebuah bukti bahwa sinergi antara lembaga keuangan dan masyarakat mampu menghadirkan kemandirian yang berkeadilan.
(Dessy)






