SUKABUMI, || Musibah longsor menimpa rumah Endang (73) di Kampung Lembur Sawah, RT/RW 010/004, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Akibat kejadian ini, tembok ruang tamu dan dapur ambruk, sementara jendela kamar tidur mengalami kerusakan.
Tim Khusus Investigasi Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Sukabumi Raya bersama Ketua LSM GARDA LINGKES, Andriyadi, langsung meninjau lokasi kejadian. Mereka memastikan kondisi rumah korban rusak berat dan membutuhkan penanganan segera.
Hasil investigasi sementara menyebutkan longsor dipicu keberadaan kolam ikan berisi volume air besar. Tekanan air membuat turap penahan tanah tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya jebol.
Kolam ikan tersebut berada di lahan milik warga Bogor yang dikelola Aman (68), warga Kampung Lembur Sawah. PWDPI dan LSM GARDA LINGKES kemudian mengkonfirmasi langsung kepada Aman mengenai kepemilikan dan kondisi tanah.
Usai pengecekan, perwakilan tim investigasi melaporkan peristiwa ini ke Pemerintah Desa Sukakersa. Laporan diterima oleh Sekretaris Desa Ikmal, Ketua Satpol PP, serta anggota BPBD Kecamatan Parakansalak, Jujun.
Pihak desa menyatakan akan segera melakukan penanganan agar dampak longsor tidak semakin meluas dan keluarga korban dapat segera tertolong.
Musibah ini menambah daftar kejadian longsor di wilayah Sukabumi yang kerap dilanda bencana serupa akibat kondisi geografisnya.
Endang dan keluarganya kini kehilangan sebagian besar ruang penting rumah mereka. Situasi ini tentu menyulitkan aktivitas sehari-hari, terutama bagi korban yang sudah lanjut usia.
Masyarakat diimbau untuk bergandengan tangan membantu korban, baik melalui donasi, tenaga, maupun dukungan moral. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan bisa meringankan beban keluarga yang terdampak.
“Dengan bersatu, kita dapat membantu Endang dan keluarganya memulihkan kehidupan mereka,” ujar Tim PWDPI Sukabumi Raya.
(Jurnalis: Agus S/Tim )






