TABUNDUNG, || Babinsa Koramil 04/Tabundung, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Edyanto bersama Polisi Kehutanan melaksanakan patroli gabungan di perbatasan Taman Nasional Desa Wahang, Kecamatan Pinupahar, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (27/8/2025).
Patroli tersebut digelar untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus mengantisipasi praktik pembalakan liar yang dapat merusak kelestarian alam.
Sertu Edyanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan aparat kehutanan dalam menjaga lingkungan. “Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi karhutla dan aktivitas ilegal yang dapat merusak ekosistem hutan. Kita juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga hutan,” ujarnya.
Selain menyisir kawasan perbatasan, tim gabungan juga melaksanakan sosialisasi kepada warga sekitar hutan. Edukasi diberikan agar masyarakat lebih peduli terhadap risiko kebakaran maupun kerusakan lingkungan.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar atau melakukan kegiatan lain yang berpotensi memicu karhutla. Kesadaran warga dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga kelestarian hutan.
Sertu Edyanto menekankan, kebakaran hutan dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan. “Jika hutan rusak dan gundul, maka risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor juga meningkat,” tambahnya.
Melalui patroli gabungan ini, Babinsa dan Polisi Kehutanan berharap masyarakat lebih proaktif dalam menjaga alam. Kolaborasi antara aparat dan warga menjadi langkah strategis dalam mencegah bencana lingkungan.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar, sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk melestarikan hutan, mencegah karhutla, serta menjaga keberlangsungan ekosistem di Kabupaten Sumba Timur.
(Ms)






