WAIBAKUL, || Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut.,M.Si secara resmi membuka kegiatan Pembudayaan Gemar Membaca dalam sub kegiatan Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial, yang dirangkaikan dengan Lomba Bercerita Jenjang SD/MI Tingkat Kabupaten Sumba Tengah Tahun 2025 Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Tengah sejak tanggal 12 hingga 15 Agustus 2025 dan diikuti oleh 87 SD/MI se-Kabupaten Sumba Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang bertujuan mendorong minat baca dan kemampuan literasi anak-anak sejak usia dini. Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa yang akan datang untuk menumbuhkan budaya literasi yang kuat di tengah masyarakat. Selasa 12 Agustus 2025.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sumba Tengah, para dewan juri dari Perpustakaan Nasional RI, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta tokoh pendidikan dari Kabupaten Sumba Tengah, Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sumba Tengah, Pejabat Struktural dari Dinas PPO, para Kepala Sekolah serta Siswa-siswi Peserta Lomba.
Wakil Bupati juga mengusulkan agar mata pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah memasukkan bahasa daerah, seperti Bahasa Anakalang, Mamboro, dan Umbu Ratu Nggay. Hal ini disampaikannya merespons hasil penelitian yang menunjukkan bahwa ketiga bahasa tersebut mengalami penurunan jumlah penutur secara signifikan.
Selain itu, beliau juga mendorong agar ke depan dapat diselenggarakan lomba pidato menggunakan bahasa daerah, sebagai upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengharapkan adanya dukungan dan bantuan dari Perpustakaan Nasional RI untuk pengembangan literasi di Kabupaten Sumba Tengah, baik melalui penyediaan bahan bacaan, pelatihan tenaga literasi, maupun dukungan sarana dan prasarana.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Ms)






