Kwarda NTT Siap Gelar Perkemahan dan Gelar Senja: Scouting Reborn untuk Ketahanan Bangsa

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 dengan semangat baru bertajuk East Nusa Tenggara Scouting Reborn.

Bacaan Lainnya

Kegiatan akan berlangsung sepanjang Agustus dengan puncak peringatan pada 14 Agustus 2025 di Lapangan Latsitarda, Lasiana, Kota Kupang.

Ketua Kwarda NTT, Sinun Petrus Manuk, mengatakan rangkaian kegiatan telah disetujui Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

“Kami sudah bertemu Bapak Gubernur, selanjutnya secara teknis mendapat arahan dari Bapak Wakil Gubernur NTT selaku Ketua Harian Mabida. Pak Wagub mengarahkan agar kegiatan ini menjadi momen membangkitkan semangat kepanduan. Scouting Reborn,” ujarnya Minggu (27/7/2025).

Sinun berharap peringatan tahun ini memberi dampak nyata bagi kemajuan Gerakan Pramuka di NTT. Rangkaian kegiatan akan dimulai pada pekan pertama Agustus, dan berakhir pada 14 Agustus 2025 dengan Upacara Gelar Senja yang akan dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, dan Wali Kota Kupang.

Panitia, kata Sinun, dituntut bekerja maksimal karena peringatan akan melibatkan 1.500 anggota Pramuka dari tingkatan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.

“Kita ingin semua berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi semua peserta,” ujarnya.

Agenda peringatan dimulai dengan Bhakti Bersih Lingkungan pada 8 Agustus di seluruh kwarcab se-NTT. Kegiatan dilanjutkan dengan donor darah pada 11 Agustus di Hotel Sotis, Kupang, bekerja sama dengan PMI NTT dan manajemen Hotel Sotis.

Panitia juga menyiapkan anjangsana ke panti asuhan serta ziarah ke makam tokoh Gerakan Pramuka NTT. Seluruh kegiatan diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat pengabdian.

Puncak peringatan akan berlangsung dalam bentuk perkemahan pada 13–15 Agustus di Lapangan Latsitarda, Lasiana. Perkemahan akan diisi berbagai kegiatan, antara lain api unggun, renungan, dan ulang janji Pramuka pada 13 Agustus dengan Wakil Gubernur NTT sebagai Pembina Upacara.

Pada 14 Agustus, Gubernur NTT akan memimpin Upacara Gelar Senja penurunan bendera Merah Putih. Kegiatan ini akan dimeriahkan dengan senam semaphore, senam kolone tongkat, serta pionering dari Pramuka Penggalang dan Penegak.

Sekretaris Panitia Hari Pramuka Tingkat Provinsi NTT, Nikolaus Ratulangi, menyebut seluruh persiapan dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.

“Kami sudah koordinasi dengan Pemkot Kupang dan Lurah Lasiana. UMKM dan karang taruna setempat akan turut berpartisipasi,” ujarnya.

Niko menjelaskan peserta perkemahan berasal dari gugus depan di Kota Kupang dan sekitarnya. Selama perkemahan, mereka akan mengikuti pentas seni, kegiatan kepramukaan, hingga renungan malam.

Panitia juga menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga NTT serta Dinas Pendidikan NTT untuk memastikan kelancaran acara.

“Kerja sama lintas sektor ini penting untuk keberhasilan peringatan Hari Pramuka,” kata Niko.

Tahun ini, tema nasional Hari Pramuka adalah Pramuka Berkolaborasi Membangun Ketahanan Bangsa. Untuk NTT, tema lokalnya adalah East Nusa Tenggara Scouting Reborn, sedangkan tema donor darah adalah Setetes Darah Anda, Nyawa untuk Sesama.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *