Rp146 Miliar Diguyur! Jalan & Jembatan Baru Banjiri Flores, Adonara-Detusoko Jadi Fokus

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Pulau Flores bersiap alami “bedah besar-besaran”! Pemerintah pusat resmi mengguyur proyek infrastruktur senilai total Rp146 miliar demi membuka isolasi jalan dan jembatan rusak dari Ende hingga Adonara.

Bacaan Lainnya

Kepala Satker PJN Wilayah IV, Wilhelmus Sugu Djawa, mengungkapkan proyek raksasa ini mencakup reservasi jalan di Welewaru, Kalimutu (Rp30 miliar), preservasi jalan Larantuka (Rp11,8 miliar), serta peningkatan Jalan Gunung Melepati sepanjang 10,3 km dengan nilai mencengangkan: Rp56,3 miliar!

Bukan cuma jalan, dua jembatan penting di Adonara pun direhabilitasi. Salah satunya, jembatan umum sepanjang 35 meter dengan nilai Rp18,2 miliar. Target rampung? PHO pada 31 Desember 2025, dan finalisasi setahun kemudian.

Proyek ini digarap PT Bina Citra Teknik Cahaya, diawasi ketat oleh konsultan PT Diantama Rekanusa (KSO). Wilhelmus memastikan: “Sinergi semua pihak kunci utama agar proyek tidak molor!”

Ada empat lingkup utama: pemeliharaan rutin 52,94 km, penanganan longsoran 912 meter di 7 titik rawan, holding 7,3 km, dan rehab Jembatan Lowolaka 38 meter. Anggarannya? Semua di angka miliaran rupiah.

Tujuh titik longsor berada di ruas Ende–Detusoko, mencakup Tomberabu, Wolotolo, Roa, Dile, dan Koromera. Item pekerjaan: galian batu, beton struktur, hingga rel pengaman. Saat ini progres sudah tembus 24,21%.

Tak cuma buka jalan, proyek ini juga harapan baru. “Kami ingin konektivitas Flores makin cepat dan aman, terutama untuk distribusi logistik,” tegas Wilhelmus. Warga diminta tetap waspada di titik proyek dan ikut jaga kelancaran.

Dengan gebrakan ini, Flores bukan lagi daerah terisolasi—melainkan etalase pembangunan baru di NTT!

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *