JAKARTA TIMUR, || Dalam upaya memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Program Studi Teknologi Industri Cetak Kemasan (TICK) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Lektor Kepala (PKMLK) bertema “Peningkatan Kualitas Produksi dan Teknologi Kemasan Produk Mitra Komunitas UMKM Sadar Halal dan UMKM Wilayah Jabodetabek” di Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Kegiatan ini dipimpin oleh Muryeti, S.Si., M.Si., dan melibatkan dosen TICK, yakni Deli Silvia, M.Sc., Saeful Imam, M.T., Iqbal Yamin, M.T., serta Adita Evalina, S.T., M.T. Tak hanya itu, mahasiswa juga turut berkontribusi, di antaranya Muhammad Rifai, Anggi Nuraini, Muhammad Yahya Ayyash, dan Risa Sandy Indriani.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kebijakan terbaru mengenai regulasi produk halal oleh Sulaeman Saleh dari komunitas UMKM Sadar Halal. Ia menegaskan bahwa seluruh produk makanan dan minuman yang beredar wajib memiliki sertifikat halal sebelum Oktober 2026. “Sertifikasi halal bukan hanya tuntutan regulasi, tapi juga strategi peningkatan daya saing produk di pasar modern yang makin sadar akan isu kehalalan,” ujarnya. Kamis 31/07/2025.
Selanjutnya, Deli Silvia, M.Sc. menyampaikan materi mengenai label dan regulasi kemasan. Ia menekankan pentingnya pelaku UMKM memahami unsur-unsur wajib dalam desain label kemasan. Deli juga memperkenalkan teknologi kemasan modern seperti Modified Atmosphere Packaging (MAP), kemasan aktif, dan kemasan pintar sebagai solusi meningkatkan ketahanan dan nilai jual produk.
Sementara itu, Saeful Imam, M.T. menjelaskan pemahaman material dan teknik cetak kemasan. Menurutnya, kemasan memiliki peran strategis tidak hanya dalam perlindungan produk, tetapi juga dalam aspek pemasaran dan pencitraan merek. Dalam sesi ini, peserta juga mendapatkan demonstrasi penggunaan mesin pemotong stiker label (kisscut), yang mampu memotong presisi tanpa merusak bagian bawah material.
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kapasitas produksi UMKM, tim PKMLK PNJ turut menyerahkan mesin pemotong label kepada mitra UMKM. Alat ini diharapkan dapat menunjang proses pembuatan label kemasan agar lebih rapi, presisi, dan sesuai kebutuhan pasar.
Melalui kegiatan ini, PNJ berharap para pelaku UMKM dapat lebih siap menghadapi tantangan pasar, khususnya dalam hal pemenuhan regulasi dan penerapan teknologi kemasan yang sesuai standar industri. Dengan kemasan yang berkualitas, produk UMKM diharapkan mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional.
(Red)






