KOTA BANJAR, || Komitmen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bina Putera Kota Banjar untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kembali diuji melalui asesmen lapangan akreditasi Program Studi Ilmu Pemerintahan yang berlangsung sejak 14 hingga 16 Juli 2025.
Tim Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) hadir langsung meninjau kesiapan kampus. Asesmen ini tak hanya menilai dokumen, tetapi juga menekankan aspek nyata seperti relevansi lulusan, peran alumni, dan kontribusi kampus pada masyarakat. Rabu, (16/07/2025).
Salah satu asesor, Dr. Drs. Fauzi, M.Si, didampingi Dr. Suranto, M.Pol, menyoroti keunggulan STISIP Bina Putera sebagai perguruan tinggi swasta yang mampu menjaga jejaring alumni secara baik.
“Selama 15 tahun saya menjadi asesor, baru kali ini saya melihat kampus swasta kecil dengan networking alumni yang solid dan kontribusi yang luas. Ini patut diapresiasi, karena artinya kampus tidak berjalan sendiri tetapi dirawat bersama-sama,” ujar Dr. Fauzi.
Ketua Lembaga STISIP Bina Putera, Tina Cahya Mulyatin, S.IP., M.Si, mengungkapkan bahwa asesmen lapangan ini menjadi sarana refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh civitas akademika.

“Kami menyambut baik masukan-masukan tim asesor. Target kami sederhana: bagaimana akreditasi ini berdampak nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan jaringan alumni,” katanya.
Menurutnya, STISIP Bina Putera patut berbangga karena banyak lulusannya saat ini memegang peran strategis di pemerintahan maupun lembaga publik.
Salah satunya Muhammad Mukhlis, S.IP, alumni Program Studi Ilmu Pemerintahan yang kini menjabat sebagai Ketua KPU Kota Banjar. Mukhlis mengakui, iklim akademik di STISIP Bina Putera telah menanamkan fondasi ilmu, integritas, dan relasi yang bermanfaat bagi pengembangan kariernya.
“Saya bisa sampai di titik ini tentu berkat pembelajaran dan bimbingan dari para dosen, serta dukungan jaringan alumni yang kuat. Harapan saya, kampus terus konsisten menjaga kualitas agar semakin banyak alumni bisa berkontribusi untuk daerah,” ucap Mukhlis.
Dalam asesmen ini, tim LAMSPAK juga memverifikasi berbagai data penunjang, melihat proses pembelajaran, berdialog dengan mahasiswa, hingga mendengar langsung testimoni alumni. Tidak hanya itu, kampus juga memaparkan upaya inovasi dalam meningkatkan mutu dosen, sarana belajar, serta keterlibatan alumni dalam kegiatan kampus.
Dengan dukungan seluruh pihak, STISIP Bina Putera Kota Banjar optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan peringkat akreditasi, sehingga lulusan kian diakui di dunia kerja.
Ke depan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga mitra, dan alumni akan terus diperkuat demi mewujudkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
(Feri)





