KOTA TASIKMALAYA, || Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungursari kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan dan pembinaan umat secara menyeluruh melalui kegiatan bertajuk dokumentasi kinerja, yang dilaksanakan pada Jumat, 4 Juli 2025 lalu. Kegiatan ini mencakup pelayanan wakaf, pernikahan, penyuluhan keagamaan, hingga silaturahmi strategis dengan tokoh dan organisasi masyarakat.
Salah satu kegiatan penting adalah penyerahan berkas wakaf produktif untuk program sertifikasi tanah wakaf dari Badan Pertanahan Negara. Penyerahan ini dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, Ihsan Farhanuddin, sebagai bagian dari ikhtiar KUA mendorong legalisasi aset umat dan penguatan ekonomi berbasis wakaf.

Pada hari yang sama, berlangsung pula pelayanan akad nikah atas nama pasangan Ade Juniara dan Ruby Nur Adillah. Prosesi ijab kabul dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Bungursari, H. Hendra, yang bertindak sebagai penghulu. Kegiatan ini turut didukung oleh pemeriksaan berkas administrasi nikah oleh petugas KUA, Ilham, untuk memastikan kelengkapan dokumen sesuai regulasi.
Selain pelayanan administrasi dan keprotokolan, KUA juga terus memperkuat hubungan sosial dan keagamaan masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan. Di Majelis Taklim Ar Rohmah Pasirangin, penyuluhan disampaikan oleh Aceng Kosim, sementara H. Agus Al Amin memberikan bimbingan keagamaan di Majelis Taklim Al Ilyas.
Dalam rangka penguatan kelompok binaan, dilakukan pula identifikasi dan inventarisasi kelompok keagamaan di wilayah Kelurahan Sukalaksana oleh H. Agus Al Amin dan Aceng Kosim. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan tokoh agama setempat yang juga menjabat sebagai Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kelurahan Sukalaksana.

Kegiatan lain yang tak kalah penting adalah bimbingan penyuluhan yang dikemas dalam jalinan silaturahmi antara penyuluh agama dengan pengurus Karang Taruna Kecamatan Bungursari. Kegiatan tersebut bertempat di Sekretariat Karang Taruna Kelurahan Bantarsari dan dihadiri oleh Aak Joni Andi, Ido Ridwanullah, serta Ihsan Farhanuddin.
Beragam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran KUA bukan sekadar lembaga yang mengurus administrasi nikah dan wakaf, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membangun karakter dan peradaban masyarakat berbasis nilai-nilai agama Islam.
Dengan semangat pelayanan sepenuh hati, KUA Bungursari terus memperkuat kolaborasi antara tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan majelis taklim sebagai bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan.
(Rizal)






