SUMBA TENGAH, || Komandan Kodim 1613/Sumba Barat Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han., terjun langsung dalam kegiatan perontokan padi secara tradisional di Desa Manuwolu, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat di lapangan.
Kehadiran Dandim bersama masyarakat bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara aparat dan warga. Letkol Ignasius bekerja bahu-membahu bersama para petani, tanpa jarak ataupun sekat, menunjukkan kedekatan TNI dengan rakyat.
“Ini adalah bukti bahwa TNI memang lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk rakyat,” ungkap Letkol Inf Ignasius Hali Sogen saat berbincang santai dengan warga usai kegiatan panen.
Antusiasme warga pun terlihat jelas, terutama dari pemilik lahan padi, Umbu Anse. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan Kodim tersebut yang dinilai membawa semangat baru bagi masyarakat desa.
“Kami sangat senang dan merasa dihargai. Kehadiran Bapak Dandim bukan hanya membantu kami secara fisik, tapi juga menjadi penyemangat dan penguat tali silaturahmi dengan masyarakat di desa ini,” ujar Umbu Anse dengan penuh haru.
Kegiatan seperti ini sekaligus menjadi bagian dari upaya TNI memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Keterlibatan langsung aparat di lapangan juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas dalam pembangunan desa.
Dengan pendekatan humanis dan partisipatif, TNI melalui Kodim 1613/Sumba Barat terus hadir di tengah-tengah masyarakat, tak hanya dalam tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam membangun kepercayaan dan kesejahteraan bersama.
(Ss)






