SERGAP.CO.ID
KABUPATEN CIREBON || Kepedulian akan kebersihan lingkungan menjadi fokus utama Pemerintah Desa Surakarta. Salah satu aspek penting yang mendapat perhatian khusus adalah kebersihan sungai. Sungai yang kotor membawa dampak buruk bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Pemerintah Desa Surakarta Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, mengajak seluruh warganya untuk berpartisipasi aktif dalam aksi bersih sungai Asem Jajar demi menjaga kelestariannya, Minggu (25/05/2025).
Plt Kuwu Desa Surakarta, Mita Royani menjelaskan sungai yang tercemar membawa dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Berbagai penyakit dapat ditimbulkan akibat air sungai yang terkontaminasi bakteri, virus, dan parasit. Anak-anak yang bermain di sungai berisiko terinfeksi penyakit kulit, diare, dan demam berdarah.
“Selain dampak kesehatan, sungai yang kotor juga mengancam kelestarian lingkungan. Ekosistem sungai terganggu akibat adanya pencemaran limbah dan sampah. Ikan dan udang mati karena kekurangan oksigen, dan tanaman air layu akibat tertutup sampah. Sungai yang tercemar pun menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan lalat, sehingga menimbulkan bau tak sedap dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit,” ungkapnya.
Setiap warga Desa Surakarta memiliki peran krusial dalam menjaga kebersihan sungai. Aksi bersih sungai ini dilakukan dengan mengumpulkan sampah dan membersihkan tepian sungai.
Sementara, Abdul Ghofur selaku pelopor kegiatan ini juga mengajak warga masyarakat Desa Surakarta bersama-sama menjaga kebersihan sungai kita.
“Sungai yang bersih dan sehat adalah warisan berharga bagi generasi mendatang. Dengan berpartisipasi dalam aksi bersih sungai, kita tidak hanya merawat lingkungan kita, tetapi juga menjaga kesehatan dan kesejahteraan kita sendiri,” jelasnya.
“Sungai adalah urat nadi kehidupan bagi desa kita. Mari kita lestarikan sungai kita untuk masa depan yang lebih baik. Dengan berpartisipasi dalam aksi bersih sungai, kita menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan dan komitmen kita untuk menciptakan Desa Surakarta yang bersih, sehat, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Ags)






