Klarifikasi, Terkait Isu Penggunaan Mobil Siaga dan Dugaan Perselingkuhan Tidak Benar

Dugaan Perselingkuhan Oknum Perangkat Desa di Ciamis Jadi Sorotan,

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS, || Menanggapi isu yang beredar di tengah masyarakat terkait penggunaan mobil siaga dan dugaan adanya hubungan tidak pantas antara Bapak Dede dan seorang perempuan, pihak keluarga memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta.

Bacaan Lainnya

Dalam klarifikasinya, keluarga menegaskan bahwa penggunaan mobil siaga semata-mata merupakan bentuk pelayanan kepada warga, khususnya dalam kondisi darurat seperti mengantar pasien ke rumah sakit. Mobil siaga digunakan sesuai peruntukannya, bukan untuk kepentingan pribadi seperti yang dispekulasikan. “Terangnya kepada sergap.co.id via WhatsApp maupun Email. Jumat 11 April 2025.

Terkait isu yang menyebutkan bahwa Bapak Dede terlihat bersama seorang perempuan di kawasan pasar ikan, informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga perempuan tersebut, yang bersangkutan saat itu sedang berada di Tangerang, menjalani pekerjaan sebagai baby sitter. Dengan demikian, tidak memungkinkan keberadaan yang bersangkutan di lokasi yang disebutkan dalam isu tersebut.

Mengenai tudingan bahwa masyarakat merasa resah akibat isu ini, pihak keluarga menyatakan bahwa mereka tidak pernah menerima langsung keluhan dari warga. Oleh karena itu, klaim dalam pemberitaan yang menyebutkan keresahan masyarakat dianggap tidak berdasar.

Siti Aminah, istri dari Bapak Dede, juga menyampaikan bahwa memang sekitar dua bulan lalu ia sempat menemukan pesan singkat dari perempuan tersebut yang berisi sapaan ringan, seperti menanyakan kabar dan kata “say”. Ia pun telah mengonfirmasi langsung kepada suaminya. “Suami saya mengakui adanya komunikasi tersebut dan menyatakan bahwa itu hanya sebatas chatting biasa. Beliau pun meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi,” ujarnya.

Tak hanya itu, Siti Aminah juga menghubungi langsung perempuan yang bersangkutan dengan nada tenang tanpa emosi. Ia menyampaikan agar tidak lagi menghubungi suaminya, mengingat masing-masing memiliki keluarga. Perempuan tersebut pun menyatakan bahwa komunikasi yang terjadi hanya sebatas chat, dan ia juga menyampaikan permintaan maaf.

“Setelah itu, nomor kontaknya saya blokir di HP suami saya, dan sejak saat itu tidak pernah ada lagi komunikasi di antara mereka. Bahkan, HP suami saya juga saya pantau secara berkala,” tambahnya.

Ia memastikan bahwa saat ini hubungan rumah tangganya dengan Bapak Dede berjalan dengan baik, begitu pula hubungan perempuan tersebut dengan keluarganya. Isu yang berkembang dalam pemberitaan dinilai tidak sesuai dengan kenyataan dan sangat disayangkan karena telah menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.

“Demikian klarifikasi ini kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut, serta demi menjaga nama baik semua pihak,” pungkas Siti Aminah.

(Ape)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *