KARAWANG, || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Singaperbangsa Karawang (KKN Unsika) di Desa Cintawargi Kecamatan Tegalwaru telah melaksanakan Workshop Budidaya Maggot yang bertempat di Aula Desa Cintawargi pada Rabu, (15/01/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa perangkat desa seperti Kepala Desa, Karang Taruna, Ibu-ibu Posyandu, dan warga desa yang tertarik dengan budidaya maggot.
Workshop ini mengusung tema “Pemanfaatan Maggot sebagai Solusi Ramah Lingkungan dan Peluang Usaha”. Sebagai informasi, budidaya maggot mempunyai sejumlah manfaat diantaranya dapat menjadi solusi dalam mengurangi limbah organik hingga bisa menjadi peluang usaha baru.
Anggun Puspita Febiyanti (Fakultas Pertanian) dan Lazuardy Azfa Rayyan (Fakultas Teknik) menjadi pemateri dalam workshop ini. Anggun menyebut bahwa maggot dapat mengolah limbah menjadi pakan alternatif.

“Dalam satu siklus produksi, maggot mampu mengolah limbah menjadi pakan ternak alternatif yang lebih murah, sedangkan sisa olahannya dapat menjadi kompos berkualitas tinggi,” jelasnya
“Hal ini menjadikan budidaya maggot sebagai alternatif yang ramah lingkungan sekaligus kesempatan bisnis yang menjanjikan, dengan harga jual yang tinggi di pasar,” tambah Anggun.
Selain itu, budidaya maggot juga bisa mengolah limbah menjadi pupuk organik bernilai ekonomi tinggi. “Budidaya maggot memiliki peluang besar dalam menyelesaikan masalah limbah organik dan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru,” ujar Lazuardy.
Kegiatan Workshop Budidaya Maggot yang digelar oleh Mahasiswa KKN Unsika 2025 Desa Cintawargi ini memberikan banyak sekali manfaat yakni memberi solusi untuk mengurangi limbah organik dan dapat menciptakan produk yang bernilai ekonomi.
(Tim KKN Unsika 2025 Desa Cintawargi)






