KOTA LUBUKLINGGAU, || Sehubungan dengan debat kandidat calon Walikota dan calon wakil walikota kota lubuklinggau periode 2025-2030 yang di selenggarakan oleh KPU di gedung Bagas Raya kota lubuklinggau 30 Oktober 2024 yang lalu.
Dengan di batasi wartawan yang boleh masuk kedalam ruangan debat oleh pihak KPU sehingga banyak wartawan silampari merasa kecewa yang mendalam dengan adanya aturan yang dibuat oleh pihak KPU tersebut.
Maka dari itu wartawan Silampari dan Aktivis melakukan aksi damai di depan kantor KPU Kota lubuklinggau supaya lebih terbuka, Kordinator aksi ” Andi Lala dan kawan-kawan berapi-api menyampaikan dalam orasinya menuntut supaya ketua KPU Kota lubuklinggau Aspin Dodi segera di copot dari jabatannya sebagai ketua KPU kota lubuklinggau. (“Senin 04 Nopember 2024).
Karena di duga tidak teransparan terkesan tertutup kepada awak media baik itu pengelolaan anggaran dana hibah lebih kurang sebesar 28 milyar rupiah, Serta Aturan yang di buat oleh KPU Kota lubuklinggau menyebabkan awak media kecewa di duga seakan menghalangi tugas sebagai jurnalis.
Menyikapi tuntutan wartawan dan aktivis, Andri Affandi Perwakilan komesioner KPU kota lubuklinggau keluar dari dalam ruangannya dan memberikan penjelasan bahwa kedepan nya KPU kota lubuklinggau akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sudah di lakukan oleh pihak KPU.
“Tutur nya…Di depan puluhan wartawan dan Aktivis…..
Masih kurang puas dengan penjelasan dari perwakilan KPU kota lubuklinggau, Wartawan dan Aktivis mendesak ketua KPU Aspin Dodi memberikan penjelasan secara langsung kepada awak media.
” Namun sangat di sayangkan Ketua KPU kota lubuklinggau tidak ada di tempat sedang Dinas Luar (DL) sehingga tidak bisa mendengar penjelasan nya secara langsung dari beliau.
Andri Affandi mewakili komesioner KPU dan pihak kepolisian sebagai keamanan aksi, Berusaha menghubungi nya melalui Via WhatsApp sampai berulang-ulang tetapi belum juga di respon.
Setelah menunggu berjam-jam akhirnya ketua KPU bisa di hubungi melalui video call WhatsApp iya menjelaskan bahwa dia sedang melakukan rapat mungkin tanggal 07 November 2024 baru kembali ke lubuklinggau.
Betapa kagetnya lagi di Depan puluhan wartawan dan aktivis Aspin Dodi mengatakan melalui Via WhatsApp vidio call ia mengatakan mungkin untuk debat kandidat yang kedua mungkin tidak di adakan.
“Kito belum tau mungkin debat yang keduo entah di Adokan entah idak “ucap Asip Dodi via telepon.
Mendengar jawaban dari ketua KPU wartawan dan aktivis medesak Aspin Dodi kapan bisa memberikan penjelasan secara langsung dan akhirnya sepakat akan bertemu di tanggal 08 Nopember 2024 di kantor KPU akan datang.
(Tim)






