KAB. TASIKMALAYA, || Seiring dengan selesainya pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 650 kilometer lebih Ruas jalan Urug -Petir di Desa Sukakerta Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya dengan aspal hotmix, warga setempat mengaku senang dan berterima kasih kepada pemkab setempat.
Sebab, akses ini sudah lama dirindukan masyarakat, dan baru di kali ini dapWarga Desa Sukakerta Merasa Senang Dan Berterimakasih Kepada Pemkab Tasikmalaya, Karena Jalan Mereka Sudah di Hotmixat terealisasi. Bahkan, penantian warga untuk menikmati jalan mulus sudah berlangsung puluhan tahun.
Salah seorang tokoh masyarakat, Samsudi (66), mengaku sangat merasakan dampak dari perbaikan jalan itu. Menurut Dia, aktivitas warga saat ini lebih lancar, apalagi untuk mengangkut hasil perkebunan atau komoditi hasil bumi lainnya ke pasar maupun ibu kota.

“Rasa syukur kami sampaikan karena akses jalan yang hampir rampung dikerjakan, sangat membantu masyarakat karena potensi alam yang diangkut ke pasar sudah tidak menjadi kendala. Sudah dinikmati oleh masyarakat. ” Ungkapnya Rabu (14/08/2024).
Menurut Samsudin jalan tersebut merupakan akses utama dari dua desa yaitu Desa Neglasari dan Desa Sukakerta sudah puluhan tahun diusulkan untuk dilakukan perbaikan. Namun hal itu, tak pernah terealisasi.
“Sudah begitu lama bahkan sejak puluhan tahun lalu diusulkan, baru saat ini terwujud di kepemimpinan. “Ujarnya.
Karena itu, sebagai tokoh masyarakat atau tetua di wilayah itu dirinya menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam hal ini. Terutama kepada kepala Desa Sukakerta yang memiliki perhatian besar dalam melakukan pembangunan infrastruktur di wilayahnya yang di anak tirikan ini. “Paparnya.
“Sekali lagi kami sampaikan rasa syukur atas perhatian Pemkab Tasikmalaya, karena telah melihat kondisi masyarakat khususnya di wilayah pelosok ini. Sehingga akses untuk mengangkut hasil bumi dan komoditi lainnya lancar untuk dibawa keluar daerah atau pusat kabupaten dan Kota Tasikmalaya. “Ucapnya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat lainnya Momo (54) menurutnya sebelum adanya pengaspalan dan perbaikan jalanan produk hasil bumi masyarakat itu diangkut keluar menggunakan sepeda motor karena para armada angkutan mobil dapat rusak apabila memaksakan masuk ke jalur tersebut.
“Alhamdulillah sekarang hasil produksi masyarakat sudah lancar, dan mobil tidak segan lagi untuk masuk,” kata dia.
Diketahui, Pembangunan infrastruktur jalan pada tahun ini memang menjadi fokus Pemkab Tasikmalaya. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mempercepat roda pertumbuhan ekonomi.
Kepala Desa Sukakerta Evip Sukmana mengatakan, ruas jalan penghubung antar Desa Kabupaten Tasikmalaya sekaligus penghubung antar Kabupaten dan Kota itu memiliki total panjang sekitar 2.5 kilometer (KM) lebih. Sementara peningkatan yang direalisasikan sekitar 650 KM lebih.
“Sisanya rencana akan di lanjutkan di tahun 2025 mendatang. Keberadaan akses Jalan ini sangat strategis yang dulunya jalan utama Tasikmalaya – Salopa sehingga kita berharap pemerintah pusat dapat memberikan izin terkait lanjutan pembangunannya kedepan,” Imbuhnya Evip Sukmana Kepala Desa Sukakerta.
(Rzl/Agus Nur Mk)






