H. Ivan Dicksan Hasannudin Membangun Sinegritas, Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat

H. Ivan Dicksan Hasannudin Membangun Sinegritas, Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat

SERGAP.CO.ID

 KOTA TASIKMALAYA, || Dalam rangka upaya membangun sinegritas serta memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat bersama Dr. Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si gelar kegiatan Senam Bersama di Situ Gede Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.  Minggu 02/06/2024) Pagi.

Bacaan Lainnya

Olahraga memberikan kontribusi dalam pembangunan individu masyarakat terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kualitas kehidupan masyarakat.

Senam Bersama ini dibuka secara langsung oleh Dr. Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si dan dihadiri oleh Camat Mangkubumi, Babinsa Koramil  1203/Kwl, Bhabinkamtibmas Polsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota  dan para Peserta senam lainnya.

H. Ivan Dicksan Hasannudin Membangun Sinegritas, Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat

Ketua Panitia Senam Bersama Yuyu Wahyu.S.IP melaporkan, kegiatan ini diikuti oleh 180 orang peserta dari berbagai kalangan Masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Selain bertujuan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, kegiatan ini juga untuk menjalin silaturahmi antara Masyarakat Kota Tasikmalaya. “Tuturnya Yuyu Wahyu.S.IP Ketua Panitia Senam Bersama.

BACA JUGA : Pj. Bupati Apresiasi Pembangunan Sircuit Jaya Perkasa Abadi Desa Palabuan

Sementara Dr. Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si dalam kesempatan tersebut menyebutkan, Hakikat usaha memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat adalah menciptakan Perubahan sosial secara sengaja, dengan kelompok sasaran adalah individu-individu dari suatu msyarakat yang belum atau kurang mempunyai kebiasaan berolahraga.

“Dasar untuk mencapai suatu keberhasilan yang berkenaan dengan perubahan yang di kehendaki terletak pada tipe strategi yang di terapkan oleh Lembaga atau tenaga pengubah. Tiga stratergi yang di perkirakan besar potensinya untuk di terapkan sesuai dengan kondisi sosial budaya bangsa Indonesia adalah 1. Strategi paksaan (Coercive), 2. Strategi normatif, 3. Strategi kemanfaatan. “Ujarnya.

H. Ivan Dicksan menambahkan, bahwa olahraga mengandung potensi positif guna membina individu pendukung Pembangunan, maka pemerintah menetapkan Keputusan politik, yaitu “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat. Pembinaan Olahraga di Masyarakat ditujukan untuk merangsang dan membangkitkan motivasi serta partisipasi anggota Masyarakat agar melakukan olah raga secara aktif  dan terarah. Sehingga setiap anggota Masyarakat mau menerima dan melaksanakan olahraga sebagai bagian yang integral dari hidupnya. “Pungkasnya.

(Rzl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *