Ketua HMP Pendidikan Ekonomi Universitas Nusa Cendana Kupang Ajukan Pertanyaan Kritis: Perlukah Peran Pemerintah dalam Stabilisasi BBM di Kabupaten Rote Ndao?

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nusa Cendana, Dilven Bollu, menggugat peran pemerintah dalam menangani kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang meresahkan di Kabupaten Rote Ndao.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya, Bollu menyoroti dampak serius dari kelangkaan BBM yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama para petani dan nelayan yang sangat bergantung pada bahan bakar untuk aktivitas mereka. Dengan harga BBM yang melambung tinggi dan ketersediaan yang minim, masyarakat terjebak dalam dilema antara mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan pokok.

“Bagaimana masyarakat bisa sejahtera jika mereka terjebak dalam keadaan seperti ini? Peran pemerintah sangatlah penting dalam menangani masalah ini,” ungkap Bollu.

Kelangkaan BBM bukanlah permasalahan baru di Rote Ndao, namun telah menjadi isu yang terus mengemuka selama beberapa tahun terakhir. Bollu menegaskan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini dan memberikan harapan kepada masyarakat.

“Sungguh memilukan melihat kondisi masyarakat Rote yang terpenjara oleh kelangkaan BBM. Kami berharap pemerintah segera bertindak untuk mencari solusi yang tepat agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tambahnya.

Pernyataan Bollu menyoroti urgensi peran pemerintah dalam mengatasi masalah ini dan menegaskan harapan masyarakat akan langkah-langkah konkret untuk menstabilkan pasokan BBM di Kabupaten Rote Ndao.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *