JAKARTA, || Peningkatan status dari Penyelidikan menjadi Penyidikan Dugaan Kuat Tindak Pidana Korupsi Perumda Lawadi Sumba Barat Daya oleh pihak Kejaksaan Negeri Sumba Barat patut diapresiasi dan dikawal ketat publik agar tidak sekedar gertak sambal alias panas-panas tahi ayam.
Semua elemen Penggiat Anti Korupsi di Sumba Barat Daya,Nasional dan Pers juga wajib hukumnya kawal ketat kini dan ke depan mengingat gerakan mahasiswa awalnya kencang kini mulai meredup bahkan tertidur pulas perlu dibangunkan agar bangkit bersama usut tuntas Tindak Pidana Korupsi di Perumda Lawadi SBD.
Terpanggil untuk menyelamatkan uang rakyat SBD yang dikorupsi berjamaah di SBD maka kami dari KOMPAK INDONESIA(Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia) tegas menyatakan:”
Pertama “mendukung total Kejari Sumba Barat untuk segera menangkap dan memproses hukum Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi Berjamaah di PERUMDA LAWADI SBD.
Kedua “mendesak KPK RI melakukan Supervisi terhadap Kejari Sumba Barat dalam menangani perkara Tipikor di Perumda Lawadi agar serius untuk tangkap dan proses hukum Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi Berjamaah di Perumda Lawadi.
Ketiga”mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi dan Pers baik di SBD maupun Nasional untuk mengawal ketat Kejari Sumba Barat agar jangan terjebak bujuk rayu kongkalikong dengan Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi Berjamaah di Perumda Lawadi,SBD.”Menuju SBD Bersih Bebas Dari Korupsi! Gabriel Goa,Ketua KOMPAK INDONESIA
(MSS**)






