Tadi Aryadi Tanggapi Serius Keluhan Masyarakat Terkait Truk Bermuatan Matrial Tanpa Penutup

SERGAP.CO.ID

KABUPATEN CIREBON || Aktivitas kendaraan besar atau truk yang bermuatan material lalu lalang dijalan tanpa penutup di bak belakangnya. Masyarakat sangat mengeluhkan hal tersebut pasalnya kendaraan besar atau truk tersebut dengan bebas mengangkut muatan material tanpa penutup di bak belakangnya.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap pengendara atau pengguna jalan lainnya dan bisa saja material itu akan jatuh dan menimpa pengendara atau pengguna jalan yang berada dibelakang kendaraan besar atau truk.

Dalam Hal tersebut Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Tadi Aryadi, ST, MM, menanggapi, bahwa dirinya banyak menerima pengaduan masyarakat terkait kendaraan besar, mobil besar atau truk bermuatan material yang lalu lalang dijalan termasuk di jam-jam sibuk antara jam 06 – 09 Wib dimana pada jam – jam tersebut ada anak sekolah dan ada orang yang mau bekerja.

“Di bidang keselamatan ini yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintasnya, dilihat dari segi kenyamanannya berlalu lintas, kemudian segi fisik kendaraan itu sendiri,” jelasnya.

“Kami Dishub Kabupaten Cirebon sudah melakukan berbagai upaya diantaranya memberikan surat edaran pembatasan jam operasional untuk kendaraan berat, kemudian kami juga sudah melakukan sosialisasi ke yang bersangkutan tetapi tetap saja tidak diindahkan,” tegasnya.

Karena banyaknya pengaduan masyarakat yang masuk ke kami, maka ke depan kami dishub Kabupaten Cirebon akan melakukan langkah langkah terkait dengan pengaduan masyarakat ini.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian termasuk dengan pihak kejaksaan untuk melakukan penertiban,” ucap Tadi Aryadi.

Kami sudah melakukan sosialisasi diantaranya di wilayah Mundu, Pangenan, Gempol termasuk juga wilayah Bobos.

“Pada intinya kami selalu melakukan tindakan persuasif, pencegahan dan pembinaan serta memberi kesadaran bahwa keselamatan itu lebih penting, keselamatan manusia lebih utama,” katanya.

Kalau seandainya apa yang kami lakukan dengan berbagai upaya tetap tidak diindahkan, diabaikan dan tidak dihiraukan maka kami akan ijin ke pimpinan untuk melakukan langkah tegas bersama pihak kepolisian dan kejaksaan, tandas Tadi Aryadi.

Kami berharap kepada pihak – pihak terkait baik itu kepolisian, kejaksaan maupun pihak – pihak terkait lainnya, marilah kita bergandengan tangan untuk membantu melihat dari sisi keselamatannya.

“Aduan masyarakat ini sangat penting dan harus ditindaklanjuti, kepada para pengusaha tolong ikuti dan taati aturan – aturan yang dikeluarkan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Agus Subekti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *