Dibuka Ketua PBTI NTT, 1.006 Atlet Ikuti Tournament Kejuaraan BPSDMD Prov NTT Taekwondo Club 2023

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD)Provinsi NTT Diklat Taekwodo Club 2023 menggelar Open Tournament Kejuaraan Taekwondo. Diketahui Sebanyak 1.006 orang atlet mengikuti Open Tournament Kejuaraan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Besar Taekwondo  Indonesia (PBTI) NTT, Fransisco Bernando Bessi, SH,.MH,. CLA, usai membuka dengan resmi kegiatan tersebut di Gedung Olahraga (Gor) Oepoi Kupang pada Jumat, (10/11/2023).

Bacaan Lainnya

“Event ini untuk pertama kali di NTT. Kita bisa tembus 1.006 orang atlet yang mengikuti tournament ini. Artinya teman-teman atlet khususnya orang tua telah percayakn anak-ank untuk dibina di taekwondo NTT, ” ujar Fransisico. Menurutnya dengan sistem yang berjenjang dan bagus seperti ini, teman-teman atlet akan mendapatkan banyak manfaat di kemudian hari.

Fransisco menambahkan jikalau pengurus, pelatih, pemerintah bersatu dan didukung oleh orang tua maka atlet akan meraih prestasi yang maksimal. “Itu bisa kami buktikan pada saat event Pra PON yang lalu sebelumnya NTT hanya dapat satu tiket PON di Papua untuk PON di Aceh dan Sumut kita naik menjadi 4 orang atlet,” ungkapnya. Bahkan, lanjut Fransisco, kejurnas sebelumnya hampir mungkin lebih dari 10 tahun tidak berprestasi akhirnya bisa mendapatkan dua medali emas.
“Target saya di Tahun 2028 dari Cabang Olahraga (Cabor) taekwondo akan pecah telur untuk mendapatkan medali emas,” beber Fransisco.

Diakatakan Bessi bahwa Bertanding itu tugas dari atlet. Sedangkan tugas dari pengurus, pelatih dan orang tua mendorong menciptakan event yang berkualitas. “Seperti dilihat wasitnya sekalipun kami datangkan dari Jakarta. Ketua Komisi di sana sehingga apa yang bisa didapatkan kalau kualitas pertandingannya didukung oleh wasit yang bagus akan menciptakan atlet yang bagus,” katanya.

“Event ini untuk pertama kali di NTT. Kita bisa tembus 1.006 orang atlet yang mengikuti tournament ini. Artinya teman-teman atlet khususnya orang tua telah percayakn anak-ank untuk dibina di taekwondo NTT, ” ujar Fransisico.

Ia juga menjelaskan bahwa dari 1006 orang hampir 60 persennya adalah anak-anak baru. Mereka yang nanti akan menciptakan rekor ataupun menjadi atlet yang berkualitas di masa yang akan datang.

“Tadi kita lihat bahwa sebelumnya ada door prize pelan-pelan. Nanti di event Januari itu akan ada hadiah yang jauh lebih besar dari yang sekarang. Seluruh biayanya ini akan dikembalikan kepada Dojang masing-masing untuk dikembangkan. Dengan sistem yang berjenjang dan bagus seperti ini, teman-teman atlet akan mendapatkan banyak manfaat di kemudian hari,” jelas Fransisco yang juga sebagai advokat kondang di Kota Kupang itu.

Menurutnya, jikalau pengurus, pelatih, pemerintah bersatu dan didukung oleh orang tua maka atlet akan meraih prestasi yang maksimal. “Itu bisa kami buktikan pada saat event Pra PON yang lalu sebelumnya NTT hanya dapat satu tiket PON di Papua untuk PON di Aceh dan Sumut kita naik menjadi 4 orang atlet,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Fransisco, kejurnas sebelumnya hampir mungkin lebih dari 10 tahun tidak berprestasi akhirnya bisa mendapatkan dua medali emas.
“Target saya di Tahun 2028 dari Cabang Olahraga (Cabor) taekwondo akan pecah telur untuk mendapatkan medali emas,” beber Fransisco.

Diakatakan Bessi bahwa Bertanding itu tugas dari atlet. Sedangkan tugas dari pengurus, pelatih dan orang tua mendorong menciptakan event yang berkualitas. “Seperti dilihat wasitnya sekalipun kami datangkan dari Jakarta. Ketua Komisi di sana sehingga apa yang bisa didapatkan kalau kualitas pertandingannya didukung oleh wasit yang bagus akan menciptakan atlet yang bagus,” katanya.

Perlu diketahui juga untuk untuk cabor taekwondo sendiri di provinsi NTT di 2024 telah penuh kalender event dari Januari sampai Desember 2024. “Telah ada slotnya sehingga teman-teman atlet dan orang tua khususnya dia mempercayakan anaknya berlatih. Pasti akan dapat pertandingan karena kami dari pengurus telah menyiapkan,” Pungkas Sisco.

Ketua Pengurus Besar Taekwondo  Indonesia (PBTI) NTT, Fransisco Bernando Bessi, SH,.MH,. CLA, usai membuka dengan resmi kegiatan tersebut di Gedung Olahraga (Gor) Oepoi Kupang pada Jumat, (10/11/2023).

(DESSY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *