Musyarawah Bansos BPNT Di Balai Desa Ciwarak Jatiwaras Ricuh

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Kericuhan terjadi di Balai Desa Ciwarak Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (30/10/2023). Kejadian itu diduga karena protes warga atas masalah data penerima bantuan sosial (bansos).

Bacaan Lainnya

Dari video amatir yang diterima Sergap.co.id, warga terlihat membanting kursi balai Desa dan melempar Kaca Balai Dsa hingga hancur. Beruntung tidak ada korban dalam kerusuhan tersebut.

Kepala Desa Ciwarak, mengatakan, saat itu lagi digelar acara musyawarah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan E-Warung,  Tiba-tiba warga dan tokoh masyarakat beserta Karang Taruna yang mempertanyakan prihal pencairan BPNT, KPM merasa dirugikan  dikarenakan kartu BPNT nya sebenarnya sudah cair  pada 28/ 08/2023 sebesar Rp.400.000.

Namun Pihak KPM tidak menerima Bantuan BPNT tersebut, Saat terjadi adu argumen, tiba-tiba seorang warga membanting kursi ke Kaca Balai Desa yang mengakibatkan pecah.

Yayat Sudrajat, menjelaskan, bahkan warga yang protes tersebut memiliki data setelah dicek di rek koran muncul bahwa kartu BPNT atas nama Ayi Nur Kp. Serang Rt-05 Rw 001Desa Ciwarak. sudah cair, Namun menurutku keterangan agen E-warung tidak cair.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penasaran sehingga langsung dicek ke Bank BRI Cabang Cibalong. Dan hasilnya dinyatakan KPM tersebut datanya sudah cair/menerima. Ternyata KPM tersebut selama ini tidak pernah menerima Uangnya maupun sembako sama sekali. “Ujarnya Kades.

Sementara salah satu Tokoh masayarakat, yang tidak mau namanya di sebutkan, mengatakan, bahwa diduga agen E-Warung yang telah mencairkan uang KPM tersebut. kami bersama KPM telah melakukan pengecekan kembali. Tahu-tahu nya Agen E-Warung itu adu argumen,” katanya Tokoh masayarakat, Senin (30/10/2023).

“Kami serahkan masalah ini ke polisi, biar hukum yang memproses,” Ucapnya.

Kasus protes bansos BPNT yang berujung pengrusakan kursi dan kaca balai desa masih ditangani aparat Polsek Salopa. Polisi masih meminta keterangan dari beberapa orang saksi.

(Dody Boy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *