SERGAP.CO.ID
KAB. KUNINGAN, || Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah dan Hari Kesaktian Pancasila 2023, ratusan penggiat lingkungan mengikuti kegiatan Gerakan Pungut Sampah Kali Citiis dan Cimonte Desa Subang, Kecamatan Subang, pada Minggu (1/9/2023).
Aksi sosial yang diinisiasi oleh Padepokan Cipta Weuning, menggerakkan hati seluruh penggiat lingkungan dan warga Desa Subang yang menunjukkan semangat kebersamaan mereka dalam merayakan momentum spesial ini.
Pendiri Pandepokan Cipta Weuning, Iyan mengatakan gerakan tersebut tidak hanya mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan tetapi juga menggambarkan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.
“Alhamdulillah, luar biasa hari ini kita membuktikan bahwa pancasila benar – benar sakti. Seluruh relawan turun bersama tanpa tendensi siapapun,” ujar dia.
Sementara itu, bakti sosial pengobatan gratis yang diadakan oleh Yayasan Cipta Weuning memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan berbagai layanan kesehatan yang diberikan.
Dalam suasana penuh kebersamaan, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi peluang bagi masyarakat setempat untuk berkontribusi secara aktif dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan bersama-sama.
“Kami juga melakukan aksi deklarasi untuk bersama-sama melestarikan sungai tersebut dilakukan dengan penandatanganan spanduk deklarasi yang terbentang di atas jembatan Sungai Citiis / Cimonte,” ujar Mukdiana.
Sementara, Camat Subang, Denny Rosmayadi, mewakili pemerintah daerah, pihaknya sangat bangga dan mengapresiasi gerakan yang diinisiasi oleh Padepokan Ciptawening Subang untuk melestarikan sungai sebagai sumber air bagi berbagai kebutuhan masyarakat.
“Mudah-mudahan gerakan ini bisa terus berkesinambungan dan menjadi contoh bagi munculnya kesadaran masyarakat di Kecamatan Subang khususnya agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi di daerah aliran sungai,” kata Denny.
Turut dalam aksi tersebut, Ketua Senkom Mitra Polri Kuningan Dedi Suhadi mengatakan sangat puas dan senang karena pada kegiatan tersebut bisa membuktikan kekompakan banyak komponen masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian sungai serta ekosistem yang ada di dalamnya.
“Kegiatan deklarasi ini digelar untuk mewujudkan keinginan mewariskan mata air kepada generasi selanjutnya, bukannya malah mewariskan air mata,” ujar Dedi.
Dari aksi bersih-bersih Sungai Cimonte ini, dijelaskannya, terkumpul 200 karung lebih sampah anorganik yang didominasi oleh jenis plastik.
Dalam deklarasi komitmen pelestarian lingkungan seluruh komponen masyarakat, turut menandatangani upaya pelestarian sungai mulai dari Tokoh Agama Protestan Pendeta Gugun, Camat Subang, Denny Rosmayadi, Damkar Kuningan, BPBD Kuningan, PUTR UPTD Subang,Dinas PUTR Kuningan, BBWS Citanduy, BPD Subang, Pemdes Subang,Buana Paksa, Antapala, LDII Kuningan, Senkom Mitra Polri,MTsN 6 Kuningan, SMAN 1 Subang, SMK Al – Ihya Selajambe, Gema Jabar Hejo,.Rapi Lokal Ciamis, FKT Subang, SMAN 2 Kuningan, PKM Subang, Pagar Nusa,AKAR, FPPAK, Mapala Pentala Jakarta, Kosgoro, Wirades, AMPAS, GSB Aliran Cisanggarung, Pemuda Pancasila, PC NU, HKTI, dan warga Desa Subang.
(Agus.M)






